Home / TNI/POLRI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Tim Gabungan Tertibkan PETI di Pegagan Hilir, 47 Camp dan Mesin Dimusnahkan

DAIRI | LENSANUSA.COM — Tim gabungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kawasan Hutan Lindung Desa Kuta Usang dan Desa Lingga Raja II, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Jumat (31/7/2026).

Sebanyak 350 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI dari Kodim 0206/Dairi, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan untuk menyisir wilayah hutan lindung yang dijadikan lokasi tambang emas ilegal tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas dibagi menjadi dua tim agar proses penertiban berjalan lebih efektif dan efisien. Meskipun dihadapkan pada kondisi medan jalan yang menanjak dan menuruni bukit, hal tersebut tidak menyurutkan langkah petugas menuju titik lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas tidak mendapati adanya aktivitas warga atau pelaku penambangan ilegal. Kendati demikian, aparat menemukan sedikitnya 47 unit tenda atau mess pekerja yang kemudian dimusnahkan bersama sejumlah peralatan tambang, seperti mesin dongfeng dan mesin pompa air, dengan cara dibakar.

Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan lanjutan guna mengungkap pihak-pihak di balik aktivitas ilegal tersebut. Sejumlah barang bukti, termasuk satu unit mesin bor, turut diamankan di kantor kepolisian.

“Saat ini ada beberapa alat yang kami amankan yakni mesin bor. Kemudian kami juga menemukan mesin pompa air dan mesin dongfeng, namun mesin tersebut kami musnahkan bersama dengan mess atau camp,” ujar Otniel.

Selanjutnya, Polres Dairi akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah setempat, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah XV untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Selain penindakan tegas, petugas gabungan juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai dampak buruk penambangan ilegal terhadap kerusakan ekosistem lingkungan.

“Kami akan tetap melakukan koordinasi dengan KPH XV terkait temuan tersebut, dan kami juga sudah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan penambangan secara ilegal,” pungkasnya.

(Redaksi/Dilla)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Rabu 19 Februari 2025, 17:27 Polres Langkat Gelar Razia Ops Keselamatan Toba 2025 di Jalan Jendral Arifin

TNI/POLRI

Polres Binjai Tangkap Dua Orang Pengantar Pesanan Narkoba

TNI/POLRI

Polda Sumut Sidak Swalayan di Medan, Telusuri Dugaan Penjualan Beras Tak Sesuai Mutu

TNI/POLRI

Polisi Hadir untuk Masyarakat, Ditsamapta Polda Sumut Turun Langsung Bantu Warga Hadapi Banjir

TNI/POLRI

Jual Narkoba di Tunggurono, Seorang IRT Diboyong ke Polres Binjai

TNI/POLRI

Di Bawah Rintik Hujan, Polres Langkat Gelar Doa Bersama Lintas Agama

DAERAH

Polres Langkat jalin Kerjasama dengan Pengadilan Agama Stabat terkait Pemenuhan Hak-Hak Perempuan dan anak Pasca Perceraian dan Pengamanan persidangan

MEDAN

Operasi Keselamatan Toba 2025: Penegakan Hukum Ditingkatkan, Kesadaran Berlalu Lintas Jadi Prioritas