Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 22 Maret 2026 - 01:28 WIB

Tradisi Budaya Turun Temurun,Antusias Warga  Berebut Gunungan di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul

Para Abdi Dalem Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat hadiri Garebeg Ketupat Deresan.(Foto.Lensanusa)

Para Abdi Dalem Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat hadiri Garebeg Ketupat Deresan.(Foto.Lensanusa)

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Masyarakat Padukuhan Deresan, Kalurahan Ringinharjo Bantul menggelar lagi acara Garebeg Gunungan Ketupat Sabtu malam (21/3/2026). Acara Garebeg Gunungan Ketupat ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. yang dilakukan turun temurun oleh masyarakat padukuhan Deresan.

Acara ini sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas segala karunia kenikmatan, ketentraman dan hasil bumi kepada masyarakat dan sebagai ungkapan rasa syukur setelah satu bulan menjalani ibadah puasa ramadhan.

Dalam acara Garebeg Gunungan Ketupat yang dikawal oleh Bregada Prajurit Cokro Joyo Padukuhan Deresan ini juga sekaligus dilakukan Siraman pohon Beringin Kyai Daruno Mulyo yang merupakan pemberian dari Kraton Yogyakarta pada tahun 2010 silam.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta, Dinas Kebudayaan Bantul, Panewu Bantul, kepala dukuh se kalurahan Ringinharjo, ketua RT se padukuhan Deresan serta 12 abdi dalem Kraton Yogyakarta yang berdomisili di padukuhan Deresan Ringinharjo Bantul.

Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta (Foto.Lensanisa)

Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Padukuhan Deresan yang tetap konsisten menjaga tradisi budaya ini.

“Saya sebagai warga Ringinharjo sangat bangga kepada masyarakat Padukuhan Deresan, karena tradisi budaya seperti ini tidak setiap daerah bisa dan mampu melestarikannya karena berbagai faktor”, terang Aris.

Pagelaran Garebeg Bakdo Ketupat dimulai dengan laporan oleh Suyatno, yang bertugas sebagai Panji I Bregada kepada Pangarso Upacara Sulistyo Atmaji selaku lurah di Kalurahan Ringinharjo serta penyerahan tumpeng oleh kepala dukuh Deresan Sugeng Wusana.

Setelah didoakan oleh Kyai Imam Solikhin selaku perwakilan Kaum Rois Padukuhan Deresan, Gunungan Ketupat lalu diperebutkan oleh warga yang datang. Oleh masyarakat Uba Rampe Gunungan tersebut dipercaya akan menjadi berkah bagi yang mendapatkannya.

Menurut tokoh masyarakat Padukuhan Deresan yang juga abdi dalem Kraton Yogyakarta Mas Bekel Atmo Yasinto, mitos yang berkembang di masyarakat asal usul nama Padukuhan Deresan yaitu ketika pada jaman Kanjeng Sunan Kalijaga sewaktu berdakwah di Padukuhan itu ada beberapa santri yang hendak mengikuti Kanjeng Sunan Kalijaga, namun oleh Kanjeng Sunan Kalijaga tidak diperbolehkan untuk ikut keliling dakwah, dan diminta untuk Nderes atau belajar mengaji di tempat itu. Versi lain tentang asal usul nama Padukuhan Deresan dikarenakan pada jaman dahulu pendapatan harian masyarakat setempat adalah sebagai “Penderes Kelapa” atau pembuat gula merah, sehingga nama daerah itu kemudian menjadi nama Padukuhan Deresan.

“Pohon Beringin Kyai Daruno Mulyo diberikan oleh Kraton Yogyakarta sebagai pengganti pohon beringin sepuh yang tumbang pada tahun 2005 lalu, dan Beringin Sepuh itulah yang menjadi Cikal Bakal nama Kalurahan Ringinharjo, sehingga Padukuhan Deresan menjadi sentral dari Kalurahan Ringinharjo”, imbuh ketua Pagelaran Garebeg Bakdo Ketupat tersebut. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Rekapitulasi KPU Bantul Selesai, Halim-Aris Raih Suara Terbanyak

DI YOGYAKARTA

Sadis! Pemuda di Bantul Bunuh Pacar, Mayat Disimpan dirumah Hingga Jadi Kerangka

DI YOGYAKARTA

Teladani Semangat Para Pahlawan, Pemkab Bantul Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025

DI YOGYAKARTA

TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 Kodim 0732/Sleman Secara Resmi di Buka

DI YOGYAKARTA

Ngeri! Tangan Karyawan di Gamping Sleman Terjepit Mesin Penggiling Daging

DI YOGYAKARTA

Dandim 0732/Sleman Buka RAT Primer Koperasi Kartika B-10 Medari

DI YOGYAKARTA

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Polda DIY Gelar Upacara Bendera

BERITA NASIONAL

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Kunjungan Menhan Ceck Lokasi Proyek Irigasi Pengairan Lahan Pertanian Di Gunungkidul