Home / PEMERINTAH

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:49 WIB

Utamakan Pencegahan, Jangan Lupa Skrining Riwayat Kesehatan

JAKARTA | LENSANUSA.COM – Sebagai persiapan memasuki masa cuti bersama dan libur lebaran pekan depan, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah kembali mengingatkan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk melakukan Skrining Riwayat Kesehatan.

Terlebih, mulai 6 Maret 2026, peserta JKN yang belum melakukan Skrining Riwayat Kesehatan pada tahun 2026, akan diminta mengisinya sebelum mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).“Skrining Riwayat Kesehatan penting untuk mendeteksi risiko penyakit kronis yang mungkin saja dialami oleh masyarakat, apalagi saat ini tren pengidap penyakit kronis juga banyak dialami masyarakat berusia muda.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan skrining ini. Makin cepat terdeteksi, makin cepat diantisipasi dan ditangani,” jelas Rizzky pada Selasa (10/03).

Rizzky menerangkan bahwa masyarakat bisa melakukan Skrining Riwayat Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, chat Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, melalui website www.bpjs-kesehatan.go.id, atau dengan mengunjungi langsung FKTP tempat pesertaterdaftar. Dalam skrining ini, peserta JKN akan diarahkan untuk menjawab sejumlah pertanyaan mengenai gaya hidup, riwayat penyakit diri sendiri, dan riwayat kesehatan keluarga.

Prosesnya pun cukup singkat, yaitu berkisar antara 5-10 menit.Sepanjang Januari-Februari 2026, Rizzky menjelaskan bahwa terdapat setidaknya 22,68 juta peserta JKN yang sudah melakukan Skrining Riwayat Kesehatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 7,1 juta peserta JKN (39%) terindikasi berisiko mengalami hipertensi, stroke, dan penyakit jantung. Rizzky pun mengimbau kepada peserta JKN tersebut agar segera mengunjungi FKTP tempatnya terdaftar untuk menjalani pemeriksaan atau memperoleh penanganan lebih lanjut dari dokter.

“Skrining Riwayat Kesehatan dilakukan setahun sekali bagi peserta JKN yang berusia 15 tahun ke atas. Harapan kami, pelaksanaan Skrining Riwayat Kesehatan ini bisa membangun kesadaran masyarakat untuk lebih mempedulikan kesehatannya. Budaya promotif preventif ini juga perlu didukung melalui keterlibatan aktif FKTP sebagai promotor kesehatan masyarakat,” kata Rizzky.Di sisi lain,

Rizzky juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa status aktif-tidaknya kepesertaan JKN mereka. Adapun cara mengecek status kepesertaan JKN tersebut dapat dilakukan melalui PANDAWA, Aplikasi Mobile JKN, atau BPJS Kesehatan Care Center 165.“Selagi masih sehat, sempatkanlah untuk mengecek status kepesertaan JKN Anda.

Prosesnya tidak lama, namun penting dilakukan supaya tidak terkendala saat tiba-tiba sakit. Kalau status kepesertaan JKN kita aktif, sudah ada kepastian jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan apabila sewaktu-waktu peserta JKN perlu segera membutuhkan layanan kesehatan,” ungkap Rizzky.*** Red

Share :

Baca Juga

DAERAH

Lantik Pejabat Eselon, Sekda Rohil : Jabatan Bukan Abadi, Tapi Bagi Mereka yang Berprestasi

DAERAH

KPU Provinsi Sumut Putuskan Syarat Minimal Jumlah Kursi atau Suara Sah Calon Pemilihan Gubernur dan Wakil Tahun 2024

PEMERINTAH

Ekonomi Sumut Tumbuh 4,55 Persen, Realisasi APBN Capai 95 Persen di Akhir 2025

PEKANBARU

Menang Lawan Kotak Kosong, Mukclis Kembali Pimpin RT 01 Kelurahan Sri Meranti

DAERAH

Labuhanbatu Peroleh Dukungan Dari Dirjen Bina Bangda Wujudkan Smart City 

DAERAH

Musik dan Tarian Empat Etnis Tutup Pagelaran Budaya HUT Pemkab ke-78

PEMERINTAH

PWMOI Riau Tegaskan: Negara Tak Boleh Kalah, Izin Tempat Maksiat di Pekanbaru Harus Dicabut Permanen

KUANTAN SINGINGI

Bupati Kuansing Hadiri Audiensi Sekaligus Peresmian Balai Adat Kenegerian Simandolak