Home / DI YOGYAKARTA / OPINI

Rabu, 17 September 2025 - 12:38 WIB

Hari Palang Merah Indonesia Tahun 2025, Perjalanan 80 Tahun

BANTUL | LENSANUSA. COM. – Peringatan Hari Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan momentum penting bagi bangsa ini. Setiap tahun pada 17 September kita mengenang berdirinya PMI dan semua nilai kemanusiaan yang dibawanya. Tahun ini HUT PMI genap 80 tahun, sebuah tonggak sejarah yang penuh prestasi dan tantangan.

Latar Belakang Berdirinya PMI

Setelah Indonesia merdeka, keinginan untuk mempunyai organisasi kemanusiaan yang independen muncul kuat. Pada 5 September 1945, dibentuk Panitia Lima atas perintah Presiden Soekarno melalui Menteri Kesehatan, sebagai langkah awal pembentukan PMI. Pada tanggal 17 September 1945 diresmikan berdirinya Palang Merah Indonesia di bawah kepemimpinan Drs Mohammad Hatta.

Sebelumnya ada organisasi Belanda bernama NERKAI (Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie) yang dibubarkan setelah masa pendudukan Jepang berakhir. Aset dan tanggung jawabnya kemudian diserahkan ke PMI.

Kedudukan hukum PMI makin kuat setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan yang memperjelas tugas, kewajiban, dan ruang gerak organisasi ini dalam skala nasional.

Tema Tahun 2025

Tema yang diusung dalam HUT PMI ke-80 adalah #TebarkanKebaikan. Tema ini mengajak setiap individu untuk melakukan aksi kemanusiaan, sekecil apa pun, sebagai bagian dari solidaritas sosial. Kebaikan yang tersebar dianggap mampu memperkuat rasa kemanusiaan sekaligus harapan di tengah berbagai tantangan seperti bencana, kesenjangan akses kesehatan, dan kondisi sosial masyarakat.

Logo dan Identitas Visual

Untuk memperingati 80 tahun kiprah PMI, telah dirilis logo resmi HUT ke-80 yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan publikasi.

Filosofi dari logo tersebut mencakup:

Lingkaran sebagai simbol siklus kebaikan dan sinergi dalam kepalangmerahan.

Tangan terbuka yang melambangkan aksi nyata, kepedulian, dan kesiapsiagaan untuk membantu sesama.

Penggunaan warna merah dan kuning yang memiliki makna keberanian, harapan, dan kehangatan dalam pelayanan kemanusiaan.

Peran dan Kontribusi PMI Sepanjang Waktu

PMI selama 80 tahun menjalankan berbagai tugas kemanusiaan, antara lain:

Melaksanakan donor darah dan menjaga ketersediaan darah untuk kebutuhan medis darurat

Respons cepat terhadap bencana alam dan krisis kemanusiaan

Mengembangkan pendidikan kepalangmerahan dan pelatihan relawan

Membantu pelayanan kesehatan dan sosial di daerah-daerah terpencil

Keberadaan PMI dalam Undang-Undang dan pengakuan internasional memperkuat tanggung jawabnya sebagai lembaga yang harus beroperasi secara inklusif tanpa diskriminasi, untuk semua warga negara.

Pesan Pengingat bagi Masyarakat

Peringatan Hari Palang Merah Indonesia tidak hanya sekadar seremonial tetapi sebagai panggilan untuk memperkuat kepedulian. Beberapa hal yang bisa menjadi refleksi dan tindakan nyata:

Kepedulian terhadap sesama melalui donor darah menjadi salah satu cara langsung membantu yang membutuhkan

Dukungan terhadap relawan PMI, baik materi maupun apresiasi moral

Keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan di lingkungan sekitar

Kesadaran bahwa setiap aksi kecil dapat membawa perubahan besar

Hari Palang Merah Indonesia 2025 bukan hanya momen memperingati sejarah panjang PMI, tetapi juga ajakan bagi semua pihak untuk ikut serta dalam semangat kemanusiaan melalui tema #TebarkanKebaikan. Di usia ke-80, PMI mengingatkan kita bahwa kekuatan perubahan berasal dari kepedulian yang nyata, solidaritas yang tulus, dan aksi tanpa pamrih.

The Power Of Humanity!!. (Timred.)

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Nekat Jual Tanah Kas Desa (TKD) Mantan Dukuh Candirejo ditahan Kejati DIY

DI YOGYAKARTA

Koalisi Besar Segera Deklarasi Pasangan Afnan Hadikusumo – Singgih Raharjo di Pilkada Kota Jogja 2024

DI YOGYAKARTA

Dandim 0729/Bantul Menutup Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II di Muntuk Dlingo

DI YOGYAKARTA

Gerak Cepat Polda DIY Bersama Pemkab Sleman Memfasilitasi Relokasi 5 Warga dari Lahan Mapolda DIY di Godean

DI YOGYAKARTA

Mensos RI Lepas Ekspor Produk Kerajinan KPM Bantul ke Amerika Serikat

DI YOGYAKARTA

14 Kamar Kost di Umbulharjo Hangus Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Listrik

DI YOGYAKARTA

Lakukan Bedah Rumah yang Ke – 11,Tradisi Sambatan Masih Dipegang Teguh Relawan SAR DIY untuk Membantu Sesama

DI YOGYAKARTA

Pelukan Hangat untuk Lansia, Ditlantas Polda DIY Bawa Kebahagiaan ke Panti Wreda HANNA