Home / DI YOGYAKARTA / PARLEMENTERIA

Senin, 12 Agustus 2024 - 20:30 WIB

40 Anggota DPRD Kota Jogja Resmi Dilantik, Komitment Jaga Marwah Bersama Rakyat

YOGYAKARTA| LENSANUSA.COM. -Sebanyak 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta periode 2024-2029 resmi dilantik setelah pengucapan sumpah/janji pada Rapat Paripurna (Rapur) di gedung DPRD Kota Jogja , Senin (12/8/24).

Politisi PDI Perjuangan, Wisnu Sabdono Putro, diangkat sebagai Ketua Sementara DPRD Kota Yogyakarta.

Wisnu menegaskan bahwa seluruh anggota DPRD yang baru dilantik telah sepakat untuk tetap kritis kepada Pemkot, siapapun Walikotanya.

“Kawan-kawan sepakat menjaga marwah DPRD, tetap bersama-sama rakyat, mengkritisi siapapun wali kota-nya,” Kata Wisnu.

Dia juga menambahkan, bahwa proses pembentukan alat kelengkapan dewan (alkap) tidak akan dipengaruhi oleh kontestasi Pilkada 2024.

“Kami sepakat bahwa pilkada tidak mempengaruhi alkap. Kami ingin menjaga marwah DPRD untuk tetap bersama rakyat, siapapun nanti wali kota-nya,” ujar Wisnu kepada awak media.

Sebagai informasi, PDI Perjuangan mendapatkan jumlah kursi terbanyak di DPRD Kota Yogya dengan total 11 kursi. Di posisi berikutnya ada Gerindra, PKS, dan Golkar yang masing-masing mendapatkan 5 kursi. Setelah itu disusul NasDem, PPP, dan PAN masing-masing 4 kursi, dan terakhir PKB mendapat jatah 2 kursi.

Sementara itu, momen pelantikan ini turut menjadi momen yang paling ditunggu oleh Solihul Hadi, anggota DPRD Kota Jogja terpilih dari Partai Kebangkitan Bangsa,ini menjadi kali pertama bagi PKB mengirimkan kadernya untuk bisa duduk di kursi DPRD Kota Jogja setelah absen selama 20 tahun yaitu Sholihul Hadi dan Eko Joko Widiyanto.SH.MH.

Solihul mengatakan dia siap untuk bersinergi dengan jajaran Pemkot Jogja. Kaitannya dengan masalah strategis di Kota Jogja.

“Berkaitan dengan isu sampah, penanganan stunting, pengangguran dan pembangunan yang lain. Di belakang kami ada warga Nahdlyin, siap untuk bersinergi,” tuturnya.

Solihul menambahkan, dia siap mendukung sepenuhnya langkah yang diambil oleh Gubernur DIY. Utamanya dalam mengamankan Keistimewaan DIY.

Dia pun mengaku siap bekerja sama dengan seluruh pihak terkait.

“Tentu dengan tujuan untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat di Kota Jogja,” tegas Sholihul. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Minggu Pertama Operasi Zebra Progo 2025, Laka Lantas dan Fatalitas Korban Kecelakaan di DIY Turun

DI YOGYAKARTA

Besok Polres Bantul Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras SPHP di Kantor DKPP Bantul

DI YOGYAKARTA

Nenek Tewas Usai Tersengat Koloni Tawon Gung di Bantul

DI YOGYAKARTA

Wujud Syukur 9 Tahun Pengabdian, Alumni Akpol 2016 Gelar Bakti Sosial di Bantul

DI YOGYAKARTA

Mayat Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Bulus Jetis Bantul

DI YOGYAKARTA

Seorang Pelajar Terduga Pelaku Perusakan Makam di Bantul & Jogja Ditangkap

DI YOGYAKARTA

Agustus 2024 Angka Kecelakaan Lalu Lintas Masih Tergolong Tinggi, PMI Bantul Tangani 150 Kasus.

KAMPAR

Reses di Koto Damai, Wakil Ketua DPRD Kampar Repol Terima Ucapan Terimakasih Masyarakat