Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 9 Februari 2026 - 16:51 WIB

Warga Sewon Geger, Pemilik Warung Pecel Lele Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Kost

Suasana di TKP penemuan mayat pemilik warung pecel lele (Foto/Dok.PoskoPMIBantul)

Suasana di TKP penemuan mayat pemilik warung pecel lele (Foto/Dok.PoskoPMIBantul)

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Warga Dusun Wojo, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam kamar mandi sebuah rumah kost pada Senin (09/02/2026) pagi. Korban diketahui berinisial DS (35), seorang pengusaha wiraswasta asal Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB oleh anak korban yang masih balita.

“Benar, telah terjadi peristiwa penemuan orang meninggal dunia akibat gantung diri di sebuah kost milik warga di Wojo, Bangunharjo. Korban ditemukan pertama kali oleh anaknya sendiri saat hendak mandi,” ujar Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan pers, Senin (09/02).

Berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa bermula ketika korban menutup warung pecel lele miliknya pada Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Korban pulang ke kost dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras. Hal ini sempat memicu cekcok mulut dengan istrinya, AR (33), yang merasa tidak nyaman dengan kebiasaan korban tersebut.

Sekitar pukul 03.00 WIB, AR meninggalkan rumah untuk berbelanja kebutuhan jualan ke pasar. Namun, saat kembali pada pukul 05.30 WIB, ia tidak melihat keberadaan suaminya di ruang utama.

“Sekitar pukul 06.30 WIB, anak korban ingin mandi tetapi pintu kamar mandi terkunci dari dalam. Karena curiga, anak korban masuk melalui celah di bawah pintu yang rusak dan menemukan ayahnya dalam posisi tergantung. Ia kemudian membuka pintu dari dalam,” lanjut Iptu Rita.

Melihat kondisi suaminya, AR sempat berusaha memberikan pertolongan dengan memotong tali menggunakan pisau, namun nyawa korban tidak tertolong. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat, saksi F (50), yang diteruskan ke Polsek Sewon.

Tim Inafis Polres Bantul bersama petugas medis dari PMI Kabupaten Bantul segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan dokter dari Puskesmas setempat, dr. Deny Anggoro, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban meninggal dunia kurang dari 12 jam sejak ditemukan. Terdapat bekas jeratan tali pada bagian leher yang identik dengan ciri-ciri gantung diri. Tidak ada tanda penganiayaan,” jelas Iptu Rita.

Pihak kepolisian telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Istri korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

“Keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak menuntut secara hukum. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halamannya di Tasikmalaya, Jawa Barat, untuk dimakamkan sore ini,” pungkasnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Jungwok Blue Ocean, Wisata Baru Ala Santorini Yunani Hadir Di Pesisir Gunung Kidul

DI YOGYAKARTA

Kompensasi Belum Dibayar, Karyawan PT IGP Tempel Sleman Ancam Akan Mogok Kerja

DI YOGYAKARTA

Respon Audiensi KPP ,Komisi C DPRD DIY Tinjau Lokasi Pertambangan Pasir Sungai Progo di Bantul

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Antisipasi Kepadatan Lalulintas Jalur Wisata Parangtritis Saat Libur Lebaran

DI YOGYAKARTA

Misteri Mayat Wanita di Gudang Ekspedisi di Bantul, Pelaku Ternyata Suami Korban

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Gelar Tradisi Pengambilan dan Penyerahan Air Suci dari Umbul Manten Lereng Merapi, Sambut Hari Bhayangkara Ke – 79

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Kembali Raih Pelayanan Prima (A) dari Kapolri

DI YOGYAKARTA

Wujud Kebersamaan TNI dan Rakyat, Danrem 072/Pamungkas Tutup TMMD ke-126 di Gunungkidul