Home / DAERAH / PEKANBARU / PEMERINTAH / POLITIK

Minggu, 3 November 2024 - 18:13 WIB

Komite Perjuangan Pemekaran Daerah Otonom Baru Gelar FGD Bahas Peluang Rumbai Menjadi Daerah Otonom Baru

Lensanusa.com – Pekanbaru – Komite Perjuangan Pemekaran Daerah Otonom Baru (KPP-DOB) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas peluang Rumbai menjadi daerah otonom baru. Acara yang bertajuk “Menatap Peluang Rumbai Menuju Daerah Otonom Baru” ini dilaksanakan pada Minggu, 3 November 2024, pukul 15.00 WIB, bertempat di Hotel Mutiara Mardeka, Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru.

Beberapa narasumber yang hadir untuk memberikan pandangan mereka dalam FGD ini antara lain:

Abdul Wahid, S. Pdi. M.Si

Dr. Intsiawati Ayus, SH., MH

Dr. Taufik Arrakhman, SH., MH

Dr. Ramli Walid, SE., M. Si

Dr. Taufik Arrakhman SH. MH sebagai tokoh Rumbai mengatakan “hari ini adalah momen penting dan berterimakasih kepada forum ini yang telah mengundang saya, rumbai sudah perlu punya sekolah bertaraf nasional dan internasional, pemerataan pembangunan, terutama rumah sakit di rumbai. Oleh karena itu pemekaran sangat diperlukan untuk rumbai. Untuk lebih lanjutnya akan dilanjutkan oleh calon walikota kita Dr. Intsiawati Ayus, SH., MH” ucap taufik.

Dr. Intsiawati ayus memaparkan beberapa ketentuan berdasarkan undang undang bernama undang-undang otonomi daerah (ODB) rumbai harus masuk dalam poleknas agar dapat bisa diperjuangkan.

Syarat kapasitas tim kajian untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat terhadap DOB, Administratif (pasal 37 UU Pemda), kata beliau pemekaran ini Perlu sampai ke poleknas, dan melewati prolegda (program legislatif daerah) dahulu, pembentukan rancangan undang-undang otonom daerah rumbai, Yuridis perlu terususun dengan baik oleh ketua.

Persyaratan-persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan administrasi usulan pembentukan daerah persiaoan dinilai oleh pemerintah pusat.

FGD ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan menyeluruh mengenai berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan dalam proses pemekaran Rumbai sebagai daerah otonom baru. Ketua KPP-DOB, Buya Afrizal, mengungkapkan bahwa FGD ini adalah langkah awal yang penting untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses pemekaran.

Melalui pertemuan ini, diharapkan ada langkah konkret yang dapat diambil untuk mewujudkan aspirasi masyarakat Rumbai yang mendambakan daerah otonom baru. KPP-DOB mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi semua pihak yang mendukung agenda ini.

 

Editor: Andi Champay

Share :

Baca Juga

DAERAH

Tokoh Melayu Dilecehkan, 23 Organisasi Melayu Di Riau Turun Gunung 

DAERAH

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025: Wujud Sinergi untuk Mudik Aman dan Nyaman

PEKANBARU

Mahkamah Konstitusi Putuskan Tujuh Perkara Pilkada di Riau

DUMAI

Polres Dumai Jaring 16 Unit Kendaraan Dalam Razia Balap Liar

DAERAH

Ciptakan suasana Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pilkada 2024, Bidkum Polda Riau berkolaborasi dengan Divisi Hukum Mabes Polri lakukan sosialisasi Hukum kepada personil Polri, Tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda.

DAERAH

Tim Unri Kunjungi Oregon State University (OSU) USA, Simak Pembahasannya
Aktivitas di area operasional PT Asiana Gasindo terkait pengolahan limbah B3

KAMPAR

Polemik PT Asiana Gasindo: Klaim Pengolahan Limbah B3 Jadi Batu Bata

DAERAH

Komitmen Terhadap Gerakan Peduli Tetangga, Pj Bupati Kampar Memastikan Tidak Ada Masyarakat Kampar Yang Kesulitan Makan Dan Berobat