Home / DI YOGYAKARTA

Rabu, 13 November 2024 - 13:33 WIB

Bawaslu Bantul Akan Lakukan Patroli, Antisipasi “Serangan Fajar” di Masa Tenang Pilkada

Ilustrasi gambar politik uang

Ilustrasi gambar politik uang

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Selama masa tenang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul akan melakukan patroli untuk mengantisipasi “serangan fajar” atau politik uang.

Menurut Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, serangan fajar dan politik rawan terjadi menjelang pemungutan suara sehingga Bawaslu akan melakukan patroli untuk mengantisipasinya. Adapun patroli akan dilakukan dengan tim sentra Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan.

“Patroli akan dilakukan disetiap jenjang hingga pengawas TPS, selama masa rawan, masa tenang,” katanya, Selasa (12/11/2024).

Selama masa tenang hingga pemungutan dan perhitungan suara, akan ada 51 orang pengawas tingkat kapanewon, 75 orang pengawas tingkat kalurahan dan 1.487 pengawas TPS yang akan dikerahkan.

Menurut Didik, pengawas tingkat kalurahan dan TPS memiliki peran penting untuk mengantisipasi serangan fajar dan politik uang menjelang pemungutan suara.

“Pengawas TPS bukan orang asing, mereka orang di lingkungan itu, kita minta mereka memasang telinga ketika ada informasi atau potensi terjadi politik uang,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Didik, Bawaslu belum mendapatkan adanya pelanggaran Pilkada berupa politik uang. Namun, sebelumnya ada informasi mengenai dugaan politik uang berupa pemberian sembako dari salah satu pasangan calon di dua kapanewon. Namun, Bawaslu Bantul tidak dapat menemukan alat bukti terhadap dugaan tindakan tersebut

Ada [informasi] pembagian sembako, ketika kita turun ke locus, sudah tidak ada,” katanya

Didik mengaku pihaknya kesulitan mengumpulkan alat bukti guna membuktikan dugaan tindakan tersebut. Padahal, menurut Didik, ketika alat bukti tidak ada, maka dugaan tersebut tidak dapat ditelusuri lebih lanjut. Ia berharap masyarakat tetap dapat memberikan informasi atau laporan kepada Bawaslu Bantul apabila ada dugaan politik uang di lingkungan sekitar.

“Kalau identitasnya tidak ingin diketahui, bisa memberikan informasi ke kami [dugaan politik uang],” katanya.

Bawaslu memastikan akan menindaklanjuti setiap informasi dan laporan dugaan politik uang yang masuk ke Bawaslu Bantul. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Ratusan Penambang Rakyat Sungai Progo Geruduk Kantor Gubernur, Menuntut Aktivitas Tambang Dibuka Kembali

DI YOGYAKARTA

Dua DPO Pelaku Pengeroyokan Remaja di Bantul Ditangkap di Tangerang Banten ,Tiga Masih Buron

DI YOGYAKARTA

Danrem 072/Pamungkas Cek Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan Hari Buruh Berjalan Humanis dan Kondusif

DI YOGYAKARTA

Pisah Ranjang, Suami di Bantul Tega Menghabisi Nyawa Istrinya Dengan Linggis

DI YOGYAKARTA

Mantan Dirut PT Tarumartani Divonis 8 Tahun Penjara dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi

DI YOGYAKARTA

PMI Bantul Mengalami Krisis Ketersediaan Stok Darah untuk Melayani Pasien

DI YOGYAKARTA

FJI Geruduk Polda DIY dan Kominfo Tuntut Situs dan Aplikasi Judi Online diberangus

DI YOGYAKARTA

Kericuhan Suporter Usai Pertandingan PSIM vs Persib Bandung Meledak di Malioboro dan Parkiran Ngabean