Home / DAERAH / PEKANBARU / SOSIAL BUDAYA

Kamis, 30 Januari 2025 - 01:23 WIB

Laskar Hulubalang Melayu Bersatu ( LHMB) Kota Dumai Mengecam sikap management PT Wilmar dan PT. GPN. 

LENSANUSA.COM | PEKANBARU– RABU, 29 januari 2025 Pangda LHMB kota Dumai, Wan ade syahputra mengecam PT Wilmar dan Ganda Prabu Nusantara (GPN).

Kecaman yang dilontarkan lantaran tidak ada kejelasan dari dua perusahaan itu terkait hasil keputusan bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai beberapa waktu lalu.

Sebagaimana dilansir dari beberapa media kedua perusahaan terkesan telah melecehkan marwah LAMR Dumai dengan sengaja mengabaikan kesepakatan bersama yang telah diputuskan pada pertemuan, Senin (13/01/25) lalu.

“Tolong hargai keputusan bersama lembaga yang paling kami hormati,” ujar Wan ade, kepada media Rabu (29/1/2025).

Dikatakan Wan ade, perusahaan tak wajar tidak menghargai keputusan bersama yang telah dibuat. Apalagi kesepakatan itu sudah di mediasi oleh Lembaga Adat Tinggi LAMR Kota Dumai beserta APH dan disnaker dumai beberapa hari yang lalu.

“Wilmar Dumai sebagai pemberi tender seharusnya tegas dengan mitra kerjanya. Karena telah mengetahui hasil rapat,” jelasnya.

Wan ade menambahkan, sebagai Pangda LHMB Dumai yang di dampingi sekretaris LHMB kota dumai A.Rahman mengaminkan dan sangat menyayangkan tindakan perusahaan tersebut.

Diakui Wan ade dirinya juga mendengar informasi keberadaan PT GPN ini, dari tidak melaporkan perekrutan tenaga kerja di Disnaker maupun isu Pungutan Liar (Pungli).

“Seharusnya kedua perusahaan menjalin hubungan yang baik. Saling berkomunikasi terkait permasalahan belasan security tersebut,” jelas Wan ade.

Apabila ini diabaikan, dirinya selaku Panglima muda LHMB kota dumai beserta Panglima bungsu LHMB di tujuh kecamatan sekota Dumai akan turun ke jalan mengepung PT.Wilmar.

Dirinya berharap persoalan ini segera dapat diselesaikan dengan baik.

Sebelumnya telah diberitakan, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai kena Prank oleh perusahaan sesuai notulen kesepakatan mediasi beberapa waktu lalu mengenai belasan security Wilmar Nabati Indonesia.

Salah satu point penting notulen kesepakatan tersebut yakni memperkerjakan kembali belasan security yang kehilangan pekerjaan akibat dari pergantian Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yakni PT.GPN.

Di sini kami terpanggil dan kami tidak mau lembaga adat tertinggi di negeri ini di sepelekan.

Kami siap menghitamkan dan turun ke jalan.( *** )

 

 

Editor: Andi Champay

Share :

Baca Juga

DAERAH

Polisi Ungkap Kronologis Kepala Dinas Kesehatan Kampar Terjaring OTT

DAERAH

Polres Tanah Karo dan Basarnas Berhasil Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Sibayak

PEKANBARU

Diam Seribu Bahasa, Kepala BPJN Riau Didesak Dievaluasi Terkait Proyek Jalan Rp28,7 Miliar

BERITA NASIONAL

Disdukcapil Rohil Sosialisasikan Kartu Identitas Kependudukan Digital

DAERAH

Semarak Hut RI-80 di Balai Penyuluh KB Amanah Rumbai, Sebagai Bentuk Mempererat Silaturahmi Antar Kader

DAERAH

Lapas Pekanbaru Ikuti Apel Bersama dan Halal Bi Halal di Lingkungan Kemenko Imipas Kumham Secara Virtual

DAERAH

Tribun Pekanbaru Rayakan HUT ke-18, Terima Apresiasi dan Masukan dari Stakeholder di Riau.

DAERAH

Halal Bi Halal Masyarakat Perantauan Desa Batu Bersurat dan Binamang, Pj. Bupati Kampar : Jadikan Sebagai Ajang Silahturahmi dan Penguat Ukhuwah Islamiyah Antar Sesama Muslim