Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 17 Februari 2025 - 22:37 WIB

Launcing Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kodim 0730/Gunungkidul

GUNUNGKIDUL | LENSANUSA.COM. – Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kondim 0730/Gunungkidul secara resmi beroperasi mulai hari ini ,Senin (17/02/2025). Acara berlangsung di halaman kantor PEPABRI sebelah barat Makodim 0730/Gunungkidul di Jln. Kesatrian No.02 Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Kemudian baik oleh Dapur BGN maupun Dapur Mandiri.

Soft Launching dapur umum dihadiri oleh Bupati Gunungkidul beserta jajaran Forkopimda . Peresmian dapur umum itu ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan mobil distribusi pembagian makan siang gratis untuk anak-anak sekolah.

Dalam sambutannya Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Roni Hermawan mengatakan, untuk tahap awal pembagian makan siang gratis, baru dilakukan di Kapanewon Wonosari. Jumlah total pembagian makan siang gratis kali ini untuk Kapanewon Wonosari sejumlah 1.151 Siswa dan yang berada di Kapanewon Tepus melayani sejumlah 3.000 Siswa terbagi menjadi 30 titik, yang terbagi mulai dari kelompok bermain Paud sampai dengan SMA.

“Makanan gratis ini dibagikan setiap hari, mulai Senin sampai Jumat. Secara bertahap, makan siang gratis ini diberikan kepada seluruh siswa di Kabupaten Gunungkidul, baik negeri maupun swasta,” jelasnya.

Roni Hermawan menegaskan pihaknya akan terus memantau makanan yang dibagikan benar-benar memenuhi standar gizi. Menu makanan tiap harinya juga harus bervariasi, agar tidak membosankan, sehingga akan dihabiskan.

“Makanan itu harus memenuhi standar gizi dan menunya harus ganti-ganti, supaya dihabiskan, karena untuk memenuhi kebutuhan gizi anak,” tegasnya.

Pemkab Gunungkidul juga akan memastikan bahan baku untuk makan siang gratis ini berasal dari lokal, seperti beras, ikan, daging, ayam, telur, bawang merah dan sayur-sayuran.

Demikian pula untuk buah-buahan juga agar di ambil dari buah lokal. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM maupun petani di Kabupaten Gunungkidul.

“Supplier bahan makanan itu harus dari Gunungkidul dan bila bahan makanan itu ada di Gunungkidul, maka harus di ambil dari Gunungkidul,” katanya *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Tragis ! Usai Pesta Miras, 2 Sahabat Terlibat Duel Maut Satu Tewas Kena Sabetan Pedang

DI YOGYAKARTA

Hasil Investigasi Dinas Dikpora DIY: Tidak Terbukti Guru SMP Negeri 10 Yogyakarta Bocorkan Soal ASPD

DI YOGYAKARTA

PDM Sleman Tegas Tolak Maraknya Peredaran Miras di Kabupaten Sleman

DI YOGYAKARTA

Rencana Aksi dan Rakor Buruh Dihalang-halangi, Massa: Gerakan Rakyat Dibungkam Atas Nama Kekuasaan

DI YOGYAKARTA

Ngeri! Tangan Karyawan di Gamping Sleman Terjepit Mesin Penggiling Daging

DI YOGYAKARTA

Tradisi Budaya Turun Temurun,Antusias Warga  Berebut Gunungan di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul

DI YOGYAKARTA

Ribuan Warga Nadliyin Hadiri Apel Akbar Hari Santri 2025 di Bantul, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”

DI YOGYAKARTA

Apel Akbar 10 Ribuan Banser di Ponpes Gus Muwafig, Bentuk Satgasus Anti Miras di DIY