Home / DI YOGYAKARTA

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:34 WIB

Polres Bantul Menghimbau Penghobi Layangan Tak Membahayakan Nyawa Orang Lain Terutama Pengendara

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Musim kemarau didukung dengan angin yang cukup kencang, menjadi momentum yang menyenangkan bagi penghobi layang-layang untuk menerbangkan layang-layangnya.

Polres Bantul mengimbau kepada masyarakat khususnya penghobi layang-layang agar memperhatikan lokasi tempat bermain, jangan sampai membahayakan orang lain, karena benang layang-layang seringkali menimbulkan masalah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang punya hobi main layang-layang agar bermain di tempat yang aman, jauh dari keramaian dan tidak bermain di jalan raya,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Sabtu (19/7/2027).

Imbauan ini merespon postingan yang sempat viral diunggahan Info Cegatan Jogja (ICJ) terkait benang layang-layang yang menyebabkan pengendara sepeda motor di area Gambiran, Kota Jogja mengalami luka sayatan di leher.

“Ada keluhan masyarakat melalui media sosial yang mengaku mengalami luka sayat akibat terkena benang layang-layang di jalan raya,” jelas Jeffry.

Menurutnya, dampak dari benang layang-layang dapat melukai pengendara yang melintas. Meskipun sampai saat ini belum ada laporan yang masuk, pihaknya akan memberikan perhatian khusus.

“Polres Bantul tidak melarang masyarakat untuk bermain layang-layang asalkan bermain di tempat yang aman dari keramaian lalu lalang kendaraan, baik darat dan udara,” imbuh Jeffry.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

“Kami juga imbau agar bermain layang-layang jauh dari kabel atau tiang listrik karena berbahaya apabila benang listrik melilit kabel listrik dan dapat menyebabkan korsleting listrik,” ucapnya.

Masyarakat diimbau untuk bermain layang-layang di lokasi yang benar-benar aman.

“Contoh di Kebonagung, Imogiri, masyarakat dapat bermain layang-layang dengan aman, bahkan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar dengan berjualan dan menjadi lokasi wisata dadakan.

Pemerintah Kabupaten Bantul pun telah memfasilitasi para penghobi layang-layang dengan menggelar festival layang-layang tahunan bertajuk Jogja International Kite Festival (JIKF).

“Festival Layang-layang Jogja 2025 kembali digelar di Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, pada 26-27 Juli mendatang,” ungkap Jeffry.

Jeffry mengingatkan kepada masyarakat penghobi layang-layang bahwa bermain layang-layang yang membahayakan nyawa orang lain dapat dikenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“Ancamannya cukup berat. Oleh karena itu kami berharap kepada masyarakat dan para orang tua untuk mengingatkan anak-anaknya yang hobi bermain layang-layang untuk memperhatikan keselamatan diri dan orang lain,” ucapnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Bupati Bantul Serahkan DBHCHT, Pekerja Buruh Rokok Yogyakarta Bersorak Gembira

DI YOGYAKARTA

Lakukan Bedah Rumah yang Ke – 11,Tradisi Sambatan Masih Dipegang Teguh Relawan SAR DIY untuk Membantu Sesama

DI YOGYAKARTA

40 Anggota DPRD Kota Jogja Resmi Dilantik, Komitment Jaga Marwah Bersama Rakyat

ADVERTORIAL

Rakerda KNPI Kabupaten Bantul Tahun 2024, Peran Pemuda Dalam Menyambut Pilkada Dengan Aman Dan Damai

DI YOGYAKARTA

Petani di Bantul Meninggal Dunia Mendadak Saat Membajak Sawah Tegalsari

ADVERTORIAL

Seorang Remaja Ditemukan Tewas Tenggelam di Tempuran Sungai Oyo Imogiri

DI YOGYAKARTA

Gelar Aksi, P3SRS Apartemen Malioboro City Sambangi Kantor Gurbernur DIY Kepatihan

DI YOGYAKARTA

SAR Satlinmas Korwil II Baron Siapkan Puluhan Personel untuk Amankan Wisatawan di Momen Tradisi Padusan