Home / DAERAH / PEKANBARU

Rabu, 3 Mei 2023 - 19:20 WIB

Pemprov Riau Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi bersama Pemerintah Daerah.

Rakor tersebut rutin dilakukan setiap awal pekan. Dihadiri seluruh kepala daerah se-Indonesia guna membahas langkah konkret pengendalian inflasi.

Turut hadir secara langsung Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar di gedung Sasana Bhakti Praja. Hadir pula secara virtual Asisten II Setdaprov Riau, M. Job Kurniawan beserta jajaran Forkopimda Provinsi Riau di Riau Command Center, Rabu (3/5/2023) secara virtual.

Mendagri Tito Karnavian sampaikan secara year on year (y-on-y) terjadi penurunan inflasi dari 4,97 persen menjadi 4,33 persen. Dengan hasil ini , menjadikan indonesia menempati posisi 145 dari 186 negara.

Lalu, berdasarkan tingkat inflasi negara G20 per Maret 2023, Indonesia berada di posisi 8 dari 20 negara G20.

Untuk di tingkat Asean, ucap Tito, Indonesia berada di posisi 6 dari 11 negara Asean, diatas Indonesia ada Brunei diposisi pertama dengan angka 1,2 persen, Kamboja 2,2 persen, Vietnam 2,81 persen, Thailand 2,83 persen, dan Malaysia, 3,4 persen.

“Sebagai negara konsumen dan produsen, kita juga harus memikirkan nasib produsen sehingga penurunannya tidak boleh terlalu drop signifikan. Tapi harus bertahap sehingga tercapainya titik keseimbangan harga yang mampu dicapai konsumen juga menguntungkan produsen,” jelasnya.

“Hasil ini relatif terkendali, artinya masyarakat masih bisa menjangkau dan ketersediaan barang kita memenuhi. Sehingga saat lebaran idul fitri tidak terjadinya lonjakan yang membuat masyarakat punic buying,” imbuhnya.

Dijelaskan dia, Berdasarkan data dari BPS pada 2 Mei 2023 secara (y-on-y) inflasi tertinggi tingkat provinsi berada di Maluku Utara dengan angka 5,63 persen.

“Dan untuk inflasi terendah di Provinsi Sulawesi barat dengan angka 2,96 persen,” terangnya.

Kemudian, Tito sampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak dalam pengendalian inflasi, sehingga sepanjang bulan Ramadan hingga lebaran tidak ada gejolak harga yang berarti di lapangan.

“Ini artinya kita sudah bekerja keras untuk mengendalikan inflasi dan segala macam faktor-faktor penyebabnya. Kerja keras ini adalah sinergi untuk kita semua dan semoga  mampu kita pertahankan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

DAERAH

RSAB Hangtuah Resmi Beroperasi, Pj Gubernur Riau: Langkah Besar untuk Kesehatan Masyarakat

DAERAH

Presiden Jokowi Ungkap Tiga Kesimpulan KTT Ke-42 ASEAN

DAERAH

Melalui Sepak Bola Korem 043/Gatam Jalin Sinergitas

DAERAH

Bersama Danrem 031 /Wira Bima, Pj Bupati Kampar Resmikan RS Nurlima Lipat Kain

DAERAH

Polisi Lakukan Rekonstruksi di Dua Tempat Kasus Tewasnya Pelaku Pencurian 

DAERAH

Polresta Deli Serdang Optimalkan Pos Pam, Pos Yan dan Pos Terpadu Arus Balik lebaran 2025

DAERAH

Tingkatkan Kualitas SDM,Operator SDP Lapas Pekanbaru Ikuti Kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Pemanfaatan Aplikasi SDP Watkesrehab

DAERAH

Buka Festival Senandung Lagu Melayu IKROHIL Dumai, Wali Kota: Lestarikan Budaya Untuk Anak Cucu Di Masa Depan