Home / DI YOGYAKARTA

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:31 WIB

Geger ! Mayat Pria Ditemukan Penuh Luka di Gumuk Pasir Parangtritis Bantul

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Warga Dusun Grogol IX, Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul mendadak gempar pada Rabu (28/1/2026) pagi. Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di tengah semak-semak kawasan Gumuk Pasir dengan kondisi sejumlah luka di bagian wajah dan leher.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat yang hendak mencari pakan ternak.

“Benar, telah ditemukan mayat laki-laki di area Gumuk Pasir Grogol IX sekitar pukul 07.30 WIB. Saksi pertama, Saudara Marno (50), saat itu sedang mencari rumput dan melihat ada orang tergeletak di semak-semak,” ujar Iptu Rita saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

Setelah menerima laporan, Tim Inafis Polres Bantul langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas menggunakan alat Inafis Portable System dan melakukan perbandingan manual sidik jari telunjuk kanan untuk mengungkap identitas korban.

“Korban diketahui berinisial HM, pria kelahiran Teluk Betung tahun 1957. Berdasarkan data kependudukan, korban merupakan karyawan swasta yang beralamat di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur,” jelas Iptu Rita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Kretek yang dipimpin dr. Nungki Arinita bersama Tim Inafis Polres Bantul, ditemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dengan kedua kaki menekuk dan tangan di dada.

Saat ditemukan, terdapat luka robek di pelipis kanan sepanjang 4 cm dan luka di pangkal hidung 1,5 cm dan luka lebam di sekitar bola mata, mulut bagian kiri, serta area leher depan, rahang kiri mengalami bengkak, serta terdapat luka sobek pada daun telinga kiri (1,5 cm) dan telinga kanan (2 cm).

Korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan.

“Korban mengenakan kaos kerah berwarna biru yang tersingkap, kaos dalam putih, serta celana pendek hitam,” tambah Iptu Rita.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Kretek, Dit Polairud Polda DIY, Koramil Kretek, PMI Bantul, hingga  SAR Parangtritis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami apakah luka-luka yang ditemukan merupakan akibat tindak pidana penganiayaan atau faktor lain.

“Jenazah telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti di lapangan,” pungkasnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Sepanjang Semester I 2025, Sebanyak 60 Orang Tewas Akibat Laka Lantas di Bantul

DI YOGYAKARTA

Bupati Kukuhkan Masa Jabatan 74 Lurah Se Kabupaten Bantul Menjadi 8 Tahun

DI YOGYAKARTA

Mensos RI Lepas Ekspor Produk Kerajinan KPM Bantul ke Amerika Serikat

DI YOGYAKARTA

Meriah! Car Free Day Polres Bantul Warnai Hari Bhayangkara ke-79 di Lapangan Paseban

DI YOGYAKARTA

Ratusan Pekerja Kontruksi Geruduk Kantor PT Merak Beton dan Unit Layanan Pengaduan (UPL) Bantul

DI YOGYAKARTA

Dandim 0729/Bantul Menghadiri Upacara HUT Satpol PP ke-76 di Lapangan Trirenggo.

DI YOGYAKARTA

Tim Gegana Polda DIY Sterilisasi Gereja di Bantul, Pastikan Keamanan Jelang Natal

DI YOGYAKARTA

FJI Datangi Polda DIY Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen Perizinan GMS Bantul