Home / HUKUM/KRIMINAL

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:37 WIB

Ke Mana Negara Saat Anak Bangsa Terluka? Yayasan Sabana Sumba Evakuasi Korban, Dinas Terkait Masih ‘Tidur Nyenyak’

SUMBA TIMUR | LENSANUSA.COM Perkembangan terbaru kasus kekerasan seksual yang menimpa AS (17), siswi SMA di Sumba Timur, kini memasuki babak baru dalam upaya pemulihan. Redaksi menerima informasi bahwa korban telah dievakuasi ke lokasi yang lebih kondusif demi menjaga stabilitas psikisnya yang sempat terguncang hebat.

Direktur Yayasan Sabana Sumba, Rambu Dai Mami, mengonfirmasi bahwa saat ini korban sudah berada di bawah pengawasan Rumah Aman. Langkah ini diambil mengingat kondisi korban yang dilaporkan masih mengalami trauma mendalam dan kebingungan pasca-kejadian.

“Membawa anak korban ke rumah aman bukan hanya soal mendampingi proses hukum terhadap pelaku. Yang paling penting adalah memastikan anak mendapatkan perlindungan, pemulihan trauma, serta lingkungan yang aman agar korban dapat menjalani hidup tanpa bayang-bayang pelaku kekerasan,” ujar Rambu Dai Mami pada Rabu (11/03/2026).

Lebih lanjut, Rambu Dai Mami mengungkapkan bahwa korban sempat mengaku merasa linglung, terutama karena lokasi kediamannya masih berdekatan dengan lingkungan orang-orang yang merupakan teman terduga pelaku. Keberadaan di Rumah Aman diharapkan mampu memutus rantai intimidasi tersebut.

Di tengah upaya mandiri lembaga swadaya masyarakat dalam melindungi korban, muncul sorotan tajam terhadap kinerja dinas pemerintah daerah yang membidangi perlindungan perempuan dan anak. Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan belum ada langkah nyata atau tindak lanjut dari dinas terkait dalam menangani kasus AS.

Sangat disayangkan jika instansi yang memiliki kewenangan dan anggaran negara justru terkesan pasif. Dalam kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang melibatkan ancaman nyawa dan kekerasan fisik berat.

Dengan telah diamankannya korban di lokasi yang terlindung, fokus kini beralih sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas motif dan menangkap pelaku utama serta kelompok yang terlibat dalam skenario pengelabuan di gudang Kanatang.

Masyarakat Sumba Timur terus memantau perkembangan kasus ini, mendesak agar keadilan tidak hanya menjadi slogan, tetapi nyata dirasakan oleh korban yang masa depannya kini sedang dipertaruhkan. | Penulis : Ikzed

Share :

Baca Juga

HUKUM/KRIMINAL

Polres Nias Selatan Didesak Segera Tangkap Pelaku Pembunuhan di Mondrowe

BERITA NASIONAL

Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Polsek Tanjung Raja Bersama Koramil 402 Tanjung Raja Gelar KRYD dan Patroli Hunting

HUKUM/KRIMINAL

Dugaan Pembangunan Breakwater Pelabuhan Sirombu Memakai Material Sirtu Campur Tanah

BERITA NASIONAL

Polda Sumut Gelar Rekonstruksi kebakaran Rumah Sempurna Pasaribu

DAERAH

Karutan Kelas I Medan Cek Satu Persatu Warga Binaan Baru

BENGKALIS

Police Goes To School, Panit Binmas Berikan Pembelajaran Bahaya Kenakalan Remaja Di Sekolah.

HUKUM/KRIMINAL

Karutan Kelas I Medan Mengikuti Sertifikasi CGRS Angkatan I Tahun 2024

DAERAH

Unit Reskrim Polsek Medan Baru Mengamankan Tiga Orang Pria Terduga Pelaku Pencurian Berangkas Berisi Perhiasan Emas dan Mata Uang Asing