SLEMAN | LENSANUSA.COM. – Dalam kondisi pedesaan yang masih segar udaranya dan di kelilingi alam yang indah kini telah di buka wahana wisata air dengan menyusuri sungai Opak menggunakan Packrafting dapat menjadi pilihan berlibur serta menghilangkan penat alias healing. Telah dibuka secara resmi Packrafting di Pasiraman Opak Tanjungtirto. yang berlokasi di Jrebesan, Kalurahan Kalitirto, Berbah, Sleman, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan pembukaan Packrafting Pasiraman Opak ini didukung berbagai unsur. Dari FAJI DIY, FAJI Bantul dan Packrafting Canden.
Menurut Budi H. FAJI DIY, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan tebing-tebing sungai yang ditumbuhi berbagai pohon serta hutan bambu yang menyejukkan di sekeliling Kali Opak.
“Destinasi wisata ini memberikan sensasi adrenalin bagi wisatawan, dan aman untuk wisatawan yang bahkan tidak bisa berenang sekalipun. Karena wisatawa didamping oleh Guide Packrafting yang berpengalaman” ujar pria yang biasa di panggil Komok ini.
Lebih lanjut Budi menjelaskan Packrafting Pasiraman Opak menawarkan wahana pengarungan sungai, yang dimulai dari Pasiraman opak dan finish di lava Bantal. Dengan durasi kurang lebih 1 jam.
“Dari tempat finish wisatawan akan dijemput dengan kendaraan shuttle. Wisatawan juga akan mendapatkan foto dokumentasi” jelasnya
Budi menegaskan keselamatan wisatawan merupakan prioritas utama, Karena itu pengelola juga akan memandu setiap wisatawan yang menggunakan packrafting.
“Sekalian juga sembari memandu, kami memberi edukasi tentang jenis-jenis pohon yang dilewati sepanjang perjalanan,” tuturnya.
Pengunjung juga akan dilengkapi dengan perlengkapan keamanan seperti pelampung, dan helm olah raga air.Wahana ini menyediakan 20 packrafting, 22 dayung, 25 pelampung dan 25 helm.
“Usia minimal yang diperbolehkan untuk membawa Packrafting sendiri adalah anak usia sepuluh tahun.,di bawah usia itu, anak dipangku oleh orang dewasa yang mendampinginya” terang Budi. *SY.














