Home / DI YOGYAKARTA

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44 WIB

JIKF 2026 Gandeng Universitas Kristen Duta Wacana Gelar Pameran dan Workshop Perkenalkan Kite Aerial Photography

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM.- Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 resmi membuka salah satu rangkaian acara menuju festival, yaitu Pameran dan Workshop Kite Aerial Photography (KAP) di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang akan berlangsung hingga Rabu (9/7/2026) . Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Angkasa Satu sebagai pihak penyelenggara JIKF 2026 bersama pihak Universitas Kristen Duta Wacana.

Berbeda dengan fotografi udara yang kini banyak memanfaatkan drone, KAP justru menggunakan kamera yang dipasang pada layang-layang. Teknik ini menekankan kemampuan membaca kondisi angin dan menjaga kestabilan layang-layang agar menghasilkan foto udara yang berkualitas. Kite Aerial Photography menjadi salah satu teknik seni fotografi baru yang ingin diperkenalkan kepada masyarakat terutama generasi muda melalui kerja sama dengan pihak UKDW.

Pada kesempatan workshop Kite Aerial Photography panitia penyelenggara menghadirkan Dr. Ir. Martinus S.T., M.Sc. (Peneliti Auto Kite Aerial Photography) dan Ir. Anshori Djausal, M.T. (Praktisi dan pengembang Auto Kite Aerial Photography). Selama mengikuti workshop, peserta tidak hanya memeroleh materi mengenai sejarah dan teknik KAP, tetapi juga berkesempatan mengikuti demonstrasi praktik secara langsung.

Ketua Angkasa Satu, RDA Yuristianto, menyampaikan harapannya terkait penyelenggaraan pameran dan workshop ini agar bisa memperkenalkan KAP kepada masyarakat Jogja terutama para peminat seni fotografi. Ia juga menjelaskan bahwa acara ini menjadi salah satu misi memperkenalkan Kite Aerial Photography (KAP) kepada generasi muda melalui kampus terutama dengan melibatkan mahasiswa.

”Di Jogja, untuk KAP ini masih belum banyak dikenal. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan adik-adik dari UKM Photography UKDW dan kami ingin mengajak generasi muda terlibat dan mengetahui bahwa ternyata ada banyak seni photography yang bisa dikembangkan dan salah satunya melalui layang-layang ini,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan pelaksanaannya, kegiatan ini menggandeng mahasiswa melalui kerja sama dengan pihak UKDW dan melibatkan UKM Duta Wacana Photography (DWPh) serta Program Studi Desain Produk Duta Wacana. Para mahasiswa juga menunjukkan antusiasnya dari proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan pameran dan workshop ini.

“Momen ini sekaligus menjadi upaya memperkenalkan layang-layang tidak hanya sebagai permainan tradisional, tetapi juga sebagai media berkarya dalam dunia fotografi udara kepada generasi muda” Jelasnya.

Sementara itu Dr. Rosa Delima, S.Kom., M.Kom., selaku wakil rektor I UKDW mengatakan bahwa Pameran dan Workshop KAP menjadi hal yang sangat menarik terutama dikenalkan kepada mahasiswa sebagai bekal menghasilkan karya yang luar biasa.

”Untuk kegiatan hari ini kami sangat mengapresiasi dan ini menjadi pengetahuan baru bagi kita. Dari kegiatan ini harapannya bisa memperkaya kita untuk mendapatkan karya yang unik dan menarik dengan teknik ini,” ujarnya

Disisi lain Dr. Anshori Djausal, M.T., selaku praktisi dan pengembang KAP di Indonesia menyampaikan kegiatan ini memiliki nilai positif karena dimulai dari kampus dengan melibatkan kalangan mahasiswa.

” Banyak bidang yang dapat diperdalam melalui KAP ini, mulai dari bidang seni, sains, dan pengembangan pengetahuan” ucap Anshori.

Salah satu pelayang internasional dari Lebanon, Shameem menambahkan dirinya berharap untuk KAP di Indonesia tetap bertahan dan berjalan dengan baik.

“Saya harap kegiatan ini (KAP) bisa tetap bertahan dan tetap berjalan karena ini adalah kegiatan yang sangat bagus. Mungkin ini bisa menjadi sebuah kompetisi untuk menangkap gambar dengan menggunakan layangan, angin, dan banyak lagi,” ungkap Shameem.

Selain itu, JIKF 2026 juga memperkenalkan KAP melalui pameran seni fotografi. Pameran ini dapat dinikmati mulai dari tanggal 7 Juli-9 Juli 2026 di atrium gedung Agape, Universitas Kristen Duta Wacana, mulai pukul 10.00-16.00 WIB. Pengunjung dapat menikmati berbagai karya hasil foto udara yang diambil menggunakan teknik Kite Aerial Photography beserta perangkat yang digunakan. Pameran ini terbuka secara gratis untuk umum sehingga masyarakat dapat mengenal lebih dekat perkembangan fotografi udara berbasis layang-layang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa hingga masyarakat umum dapat diajak untuk memahami bahwa layangan tidak hanya sebatas permainan tradisional biasa melainkan menjadi wujud perpaduan antara budaya, seni, serta teknologi dan sekaligus menjadi salah satu bagian dari Road to Jogja International Kite Festival 2026 di Pantai Parangkusumo pada 11–12 Juli 2026 mendatang. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Jangan Rampas Hak Buruh Atas Jaminan Sosial

DI YOGYAKARTA

Geruduk Kantor DPRD DIY, Komunitas UMKM di Yogyakarta Minta Penghapusan Kredit Macet Imbas Aset Dilelang Bank

DI YOGYAKARTA

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Mendadak di Kontrakan Sewon Bantul

DI YOGYAKARTA

Bau Menyengat, Pria di Banguntapan Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

DI YOGYAKARTA

Bocah 8 Tahun di Bantul Terseret Arus Selokan Saat Kejar Sandal Hanyut, Sampai Saat ini Masih Dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

DI YOGYAKARTA

Tertekan Dituduh Mencuri, Pria Asal Bantul Tewas Gantung Diri

DI YOGYAKARTA

Kemendagri Dorong Konsistensi Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Lingkungan Pemerintah Daerah

DI YOGYAKARTA

Jasad Korban Laka Laut Muara Opak Samas Ditemukan di Pantai Pandansimo Srandakan