Home / DAERAH / PEKANBARU

Selasa, 4 Februari 2025 - 19:37 WIB

Azri Auzar ditetapkan sebagai tersangka penggelapan aset tak bergerak.

LENSANUSA.COM |PEKANBARU – Polresta Pekanbaru resmi menetapkan tersangka kepada Mantan Ketua Partai Demokrat Riau, Asri Auzar. Pria yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau itu ditetapkan sebagai tersangka penggelapan aset tak bergerak dengan nominal kerugian mencapai Rp187.500.000.

Aset tak bergerak yang diduga digelapkan oleh Asri Auzar berada di Jalan Delima, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Pekabaru. Aset itu diakui milik Vincent Limvinci yang melaporkan kasus tersebut ke Polresta Pekanbaru pada 6 September 2023.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra membenarkan pihaknya telah menetapkan tersangka kepada Asri Auzar. “Benar, penetapan dilakukan usai gelar perkara pada 24 Januari 2025,” terangnya, Selasa (04/02/25).

Penyidik menetapkan tersangka dengan disertai sejumlah alat bukti baik keterangan dari saksi hingga sejumlah dokumen.

Penyidik juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Penyidikan (SPDP) dengan Nomor SPDP/207/VIII/RES.1.2/2024/Reskrim tertanggal 05 Agustus 2024 ke Kejaksaan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pekanbaru, Effendi Zarkasyi mengaku telah menerima surat pemberitahuan peralihan status tersangka tersebut. Namun pihaknya masih menunggu penyerahan berkas perkara dari penyidik.

“Jika telah diserahkan, berkas akan diteliti untuk mengetahui kelengkapan berkas perkara hasil penyidikan. Yang pasti, kita siapkan jaksa kita untuk menangani perkara ini. Kita tunggu saja berkasnya,” bebernya.

Untuk diketahui, kasus ini bermula pada 16 Oktober 2021 silam. Dimana Korban menduga Asri curang terhadap rumah dan tanah milik korban yang berada di Jalan Delima.

Menurutnya rumah itu sudah dibelinya dari seseorang. Namun, pada April 2022, rumah itu disewakan oleh Asri Auzar kepada Dewi dan Hendra Wijaya tanpa ada sepengetahuannya.

Dalam laporan polisi yang ditandatangani Ipda Hasanuddin, disebutkan perbuatan Asri Auzar ini merupakan dugaan Tindak Pidana Penipuan/perbuatan Curang UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dan atau 263 KUHP.

Akibat perbuatan itu, Vincent mengaku dirugikan Rp187.500.000. Ia meminta polisi mengusut kasus ini dan rumah itu dikembalikan kepada dirinya sebagai pemilik yang sah.***

 

Share :

Baca Juga

BENGKALIS

Polres Bengkalis Berhasil Mengungkap Perkara Pencurian Dengan Kekerasan

DAERAH

Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan APBD TA 2023

DAERAH

Pemantauan Arus Balik H + 4 lebaran Idul Fitri 1446 H di Jl. Tol Pekbang & Jl. Arteri Lintas Riau – SumbarĀ 

BENGKALIS

HUT Damkar 2024, Bupati Bengkalis Ajak Petugas Damkar Tingkatkan Profesionalisme

DAERAH

Personil Koramil 04/Tualang Beri Kejutan Kepada Personil Polsek Tualang Siak

DAERAH

Dashboard K31 Perkuat Kendali dan Respons Cepat Ditlantas Polda Aceh

DAERAH

Kelabui Korban Lewat DM Instagram, Pelaku Berhasil Kumpulkan Video Asusila AnakĀ 

ADVERTORIAL

Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan, Bupati Kasmarni Sampaikan Tiga Usulan Strategis ke Wamen KKP