Home / BERITA NASIONAL / LAMPUNG / Uncategorized

Senin, 15 April 2024 - 22:25 WIB

Bocah 2,5 Tahun Asal Pringsewu Ditemukan Tewas Tenggelam di Lubang Septic Tank

 

PRINGSEWU|LENSANUSA.COM-

Diduga akibat lepas pengawasan seorang bocah di Dusun Banjarejo, Pekon Mataram, Gadingrejo, Pringsewu, Lampung ditemukan tewas akibat tercebur kedalam lubang septic tank.

Korban bernama Fatan Naufal, usia dua setengah tahun ditemukan oleh karlan (45), orang tua korban dalam kondisi mengapung didalam lubang septic tank sedalam dua meter pada Senin siang (15/4/2024) sekira pukul 15.00 Wib.

Ditemukannya korban, berawal kecurigaan orang tua korban tidak melihat keberadaan anaknya setelah sebelumnya terlibat bermain pasir di dekat rumahnya.

Kecurigaan bertambah manakala orang tua korban hanya mendapati sepasang sendal milik korban tergeletak di sekitar tumpukan pasir berjarak sekitar empat meter dari lokasi korban ditemukan.

Kapolsek Gadingrejo AKP Nurul Haq mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya menjelaskan, setelah korban ditemukan kemudian di evakuasi dan dibawa kerumah praktik mantri kesehatan desa untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa,” ujar AKP Nurul Haq saat dikonfirmasi awak media pada Senin malam.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis dan identifikasi yang dilakukan tim Inafis Satreskrim Reskrim Polres Pringsewu dan Tenaga Medis dari Puskesmas Gadingrejo, ditubuh korban hanya ditemukan luka lecet ringan dibagian pipi sebelah kanan.

Ia juga mengungkapkan, selain luka lecet di pipi petugas tidak ditemukan luka atau tanda bekas kekerasan lainya ditubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut, kami menyimpulkan bahwa sebab meninggalnya korban murni karena kekurangan oksigen akibat tenggelam,” bebernya.

Menurut Kapolsek jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan jenazah ini setelah orang tua korban mengaku menerima dan mengikhlaskan kepergian korban dan buat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan proses otopsi terhadap jenazah korban.

Kapolsek menambahkan, lubang septic tank tepat korban ditemukan tenggelam baru dibuat dan belum digunakan. Lubang tersebut masih dimanfaatkan oleh para tukang bangunan untuk menampung air untuk pembangunan rumah milik orang tua korban.

Lebih lanjut AKP Nurul Haq mengimbau masyarakat terutama para orang tua untuk tidak lepas pengawasan terhadap anak-anaknya khususnya yang masih balita. Imbauan itu bertujuan agar musibah seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya.

“Kami tak henti henti mengingatkan para orang tua yang memiliki anak kecil untuk lebih waspada dan memantau aktifitas dan keberadaan anak-anaknya,” imbuhnya. (Iyan).

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Operasi Lilin Progo 2025: Kapolda DIY Minta Personel Polres Gunungkidul Tingkatkan Kewaspadaan

SUMATERA UTARA

Polres Langkat Gelar Patroli KRYD Untuk Harkamtibmas

DI YOGYAKARTA

Mustafa: Manfaatkan Kecanggihan Teknologi, Modus Baru Koruptor untuk Money Laundry

NUSA TENGGARA TIMUR

Demonstrasi Tolak Perampasan Tanah Ulayat Malai Kababa Sempat Ricuh, Puluhan Warga Bertahan di Halaman Kantor DPRD Hingga Sore Hari

MEDAN

Polda Sumut Pastikan Situasi Kondusif Selama Perayaan Imlek, 2.108 Personel Dikerahkan

MEDAN

Pengecekan Sarana Pengamanan dan Warga Binaan Di Rutan Kelas I Berjalan Lancar.

MEDAN

Laka Lantas Turun 68%, Polda Sumut Maksimalkan Pengamanan Arus Balik

KULINER

Begawi dan Bandar Lampung Expo 2023 Resmi Dibuka, Ini Pesan Walikota Eva Dwiana