Home / DI YOGYAKARTA

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:31 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bantul, 85 Titik Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Petugas Gabungan evakuasi Pohon Tumbang Yang Menutup Akses Jalan Parangtritis.( Foto/Dok. Posko PMI)

Petugas Gabungan evakuasi Pohon Tumbang Yang Menutup Akses Jalan Parangtritis.( Foto/Dok. Posko PMI)

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bantul pada Rabu (18/2/2026) memicu dampak kerusakan yang meluas. Berdasarkan data terbaru hingga pukul 18.30 WIB, tercatat sebanyak 85 titik lokasi yang berada di beberapa wilayah kapanewon terdampak oleh cuaca ekstrem Bencana Hidrometeorologi.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi bahwa kepolisian bersama instansi terkait terus bersiaga dan melakukan penanganan di lapangan.

“Kami menerima laporan adanya 85 titik kejadian yang masuk melalui Pusdalops PB BPBD Bantul. Akibat peristiwa ini, terdapat dua orang dilaporkan mengalami luka-luka,” ujar Iptu Rita saat memberikan keterangan resmi, Kamis (19/2/2026).

Penampakan Pohon tumbang dan Tiang Listrik Menutup Akses Jalan Parangtritis ( Foto/Dok.PoskoPMI)

Bencana kali ini didominasi oleh kejadian pohon tumbang, angin kencang, hingga tanah longsor yang tersebar di 15 Kapanewon. Kapanewon Kasihan menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 16 titik kejadian, disusul oleh Sewon dengan 11 titik, dan Pajangan dengan 9 titik.

“Pohon tumbang melanda hampir seluruh wilayah, termasuk Kasihan (16 titik), Sewon (11), Bantul (8), Pajangan (9), hingga Piyungan (5). Sementara angin kencang terpantau di wilayah Piyungan (Srimartani), Pajangan (Triwidadi), Kasihan (Bangunjiwo), Banguntapan (Potorono), dan Kapanewon Bantul,” ujar Iptu Rita.

Selain itu, Iptu Rita juga mengungkapkan adanya sebaran bencana di Kalurahan Srimartani, Piyungan, yang meliputi dua titik longsor dan lima lokasi terdampak banjir

Iptu Rita menambahkan bahwa cuaca ekstrem ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah aset warga maupun fasilitas publik. Berdasarkan pendataan sementara, objek yang terdampak meliputi:

36 Unit Rumah warga mengalami kerusakan.

24 Titik Akses Jalan sempat terganggu atau tertutup pohon.

3 Kandang Ternak dan 1 Fasilitas Pendidikan terdampak.

2 Unit Kendaraan milik warga dilaporkan mengalami kerusakan.

Hingga saat ini, proses penanganan darurat dan assement (pendataan) masih terus berlangsung di lapangan. Sinergi lintas sektoral dilakukan guna mempercepat evakuasi pohon tumbang dan pembukaan akses jalan yang tertutup.

“Personel Polri bersama TNI, BPBD Bantul, PLN, Tagana, PMI, FPRB, serta relawan dan warga setempat masih bahu-membahu di lokasi kejadian. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan memulihkan akses publik,” jelas Iptu Rita.

Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat data ini bersifat sementara dan potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi. Warga diminta segera melapor ke call center BPBD atau kantor polisi terdekat jika terjadi situasi darurat.*SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Sikap DPW PPP DIY Terkait Restrukturisasi Kepengurusan DPP  Partai Persatuan Pembangunan

DI YOGYAKARTA

Polsek Sewon Berhasil Bekuk 4 Pelaku Sindikat Spesialis Pencuri Motor Kos-kosan di Bantul

DI YOGYAKARTA

Kapolda DIY Hadiri Pengukuhan Pengurus KONI DIY Masa Bakti 2025-2029

DI YOGYAKARTA

Jelang Malam Pergantian Tahun, Wakapolda DIY Tinjau Pos Pam Teteg Malioboro

DI YOGYAKARTA

Kapolda DIY Buka Pendidikan Tamtama Polri dan Resmikan Gedung Olahraga SPN Selopamioro

DI YOGYAKARTA

Memasuki Hari Ketiga Tim SAR Gabungan Masih Terus Melakukan Penyisiran dan Pencarian Nelayan Hilang di Muara Opak Bantul

DI YOGYAKARTA

Rute Kirab Jenazah Pakubuwono XIII Berangkat Dari Surakarta ke Imogiri, Polda DIY Siapkan Pengamanan dan Pengaturan Lalulintas Yang dilewati

DI YOGYAKARTA

Ditresnarkoba Polda DIY Berhasil Mengungkap Jaringan Peredaran Sabu Nasional Yogyakarta – Sidoarjo Jawa Timur