SLEMAN | LENSANUSA.COM. – Turnamen sepak bola bergengsi bagi kalangan muda, Danrem Cup SSB Youth Tournament 2026, resmi dibuka dan dimulai di Lapangan Yonif 403 Kentungan, Sleman, pada Sabtu pagi (4/4/2026). Ajang ini hadir sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang kompetisi untuk mengasah bakat pesepak bola cilik dan remaja di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Danrem 072/Pamungkas, Kolonel TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mengolahragakan generasi muda, tetapi juga menggali potensi mereka agar bisa berkembang hingga ke level profesional.
“Yang paling penting adalah menyiapkan generasi muda yang sehat, sekaligus memberi ruang agar mereka bisa berlatih dan bertanding. Latihan tanpa pertandingan itu ibarat pisau yang tidak pernah diasah, jadi tidak akan tajam dan tidak siap digunakan,” ujar Danrem.
32 Tim Bersaing, Total Hadiah Capai Rp33 Juta
Turnamen ini diikuti oleh 32 tim terbaik dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah DIY. Pada hari pertama pelaksanaan, enam tim telah turun mengawali pertandingan, dan kompetisi akan berlangsung bertahap hingga seluruh tim mendapatkan kesempatan bertanding.
Panitia juga menyiapkan total hadiah yang cukup menarik, mencapai sekitar Rp33 juta, lengkap dengan piala bergilir dan medali bagi para juara.
Ke depannya, pihak penyelenggara berharap ajang Danrem Cup ini dapat terus berlanjut dan berkembang, bahkan hingga mencakup kategori usia dewasa. Hal ini dilakukan agar para atlet semakin memiliki banyak jam terbang dan pengalaman bertanding yang berkualitas.
Antusiasme Tinggi, Fokus pada Sportivitas dan Pembinaan
Ketua panitia, Yudhisturo Nur Muhammad, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara dan antusiasme yang luar biasa dari para peserta.
“Bagi kami sebagai panitia, kehadiran turnamen seperti ini sangat penting dan sangat kita nantikan. Di sini anak-anak bisa mengukur kemampuan mereka, mengaplikasikan apa yang sudah dilatih di lapangan, dan yang paling penting mendapatkan pengalaman bertanding yang sesungguhnya,” jelas Yudhisturo.
Ia juga menekankan pentingnya nilai karakter di luar kemampuan teknis bermain bola.
“Saya melihat semangat anak-anak sangat tinggi hari ini. Harapan kami, mereka tidak hanya bermain untuk menang, tapi juga bermain dengan sportivitas, disiplin, dan menjunjung tinggi fair play. Jadikan momen ini sebagai ajang belajar dan silaturahmi antar sesama pemain dan pelatih,” tambahnya. *SY.














