Home / DAERAH / HUKUM/KRIMINAL / PEKANBARU

Senin, 3 Februari 2025 - 13:58 WIB

Datuk Sri Muspidawan: ini tanah Melayu, Melayu identik dengan Islam,tak elok rasanya ada pertenakkan babi 

LENSANUSA.COM | PEKANBARU – Terkait adanya Isu akan dibuatnya kandang peternakan babi di kecamatan Rumbai Barat di lahan kebun sawit seluas sekitar 1,8 hektare. Tepat nya di wilayah kelurahan argo wisata.

Lahan ini sebelum nya telah dijual oleh H.sulaiman kepada seorang pengusaha bernama Heri yang belakang diketahui adalah pengusaha peternakan babi.

Hal ini membuat sejumlah tokoh adat,tokoh masyarakat,pemuda anggat bicara.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media terkait adanya ijin kandang babi di kelurahan agrowisata kecamatan rumbai barat lurah zulken mengatakan bahwa dari dinas belum keluar ijinnya.

” kandang babi itu ijinnya baru OSS nya secara online, secara ijin dari PTSP dinas peternakan belum keluar lagi,ada persyaratan yang belum di penuhinya” tuturnya lurah.

Hal ini membuat sejumlah tokoh adat turun kelokasi, Diantaranya ketua DPH lembaga adat Melayu Riau LAMR, Datuk Sri Muspidawan.

Datuk Sri, didampingi oleh timbalan I Datuk Afrizal Anjo,yang juga Panglima Tinggi penggawa Melayu Riau (PMR) Datuk Sarifudin Anju, Yang juga panglima Madia Tameng Adat LAMR RIAU Turun langsung ke lokasi.

” Kita meminta dan akan menghubungi dinas terkait,jangan pernah memberikan atau mengeluarkan izin untuk perternakan babi ini, sebelum sebelum persyaratan nya terpenuhi,kita semua tau ini Negeri Melayu,negeri yang indentik dengan Islam, tak patut ada perternakan babi.Nanti pikiran masyarakat diluar sana kota Pekanbaru tempat ” Peternakan babi” ungkapnya. Senin,(3 /2/2025) .

Ditambahkan Datuk Sri, kita tidak pernah melarang siapapun investor yang datang ke Pekanbaru, ” dimana bumi dipijak,disitu langit Dijunjung.harus mengikuti adat dan budaya yg ada di negeri yang kita datangi disininpun ada hukum adat, mari kita saling menghargai.

Ditempat yang sama panglima Tinggi PMR, Datuk Afrizal Anjo, didampingi oleh panglima madya Tameng Adat, Datuk Sarifudin Anju, mengatakan.

” Ini negeri Bertuan, jangan lah buat yang macam-macam di negeri kami ini, kalau dibuat macam-macam semua elemen masyarakat tidak akan tinggal diam” tegasnya.

Kita hidup di Riau, khusus Pekanbaru,semua agama,semua suku hidup berdampingan dengan damai, maka kita  minta Agar dinas terkait jangan sampai mengeluarkan izin, yang kita takutkan akan jadi gelojak dari semua elemen masyarakat” tambahnya

 

 

Editor: Andi Champay

Share :

Baca Juga

DAERAH

Raisyah Putri Ariedwi Raih juara 3 lomba Praga Busana Hari kesatuan Gerak PKK ke -53 dan hari Kartini 

DAERAH

Lelang Pengelolaan Pasar Bawah Masih Tunggu Hasil Audit BPKP

BERITA NASIONAL

Pekanbaru Tuan Rumah Rakornas Bidang Produk Hukum Daerah

DAERAH

Modus Periksa Kesehatan, Sales Perabotan di Pringsewu Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

DAERAH

Rutan Kanwil Kemenkumham Sumut Kembali Gelar Pelatihan LKKB dan Bela Negara

DAERAH

Polresta Deli Serdang Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Toba 2023–2024

BENGKALIS

Bupati Bengkalis Kukuhkan 5 Pejabat BRIDA, Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Daerah

HUKUM/KRIMINAL

Kurang 24 Jam, Tim Opsnal Polsek Tualang Siak Berhasil Amankan Pelaku Curas