Home / TNI/POLRI

Selasa, 25 November 2025 - 18:54 WIB

Densus 88 dan Disdik Sumut Deklarasi Serentak di 207 Sekolah Binjai-Langkat

BINJAI | LENSANUSA.COM – Sebagai langkah preventif menghadapi meningkatnya penyebaran paham radikalisme dan kekerasan di kalangan remaja, Tim Cegah SGW Sumut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumatera Utara Cabang Dinas Wilayah II menggelar deklarasi serentak di 207 SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Senin (24/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara serentak ini melibatkan personel Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri, yaitu Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H., Ipda Agung Pangaribowo, S.H., dan personil lainnya.

Menguatnya arus radikalisme yang memanfaatkan ruang digital menjadi perhatian serius. Para pelajar yang aktif menggunakan media sosial dan game online dinilai sebagai kelompok rentan yang perlu mendapatkan edukasi langsung.

Koordinator Tim Cegah SGW Sumut, Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa upaya ini dilakukan untuk memberikan perlindungan sejak dini kepada para pelajar.

“Fenomena radikalisme saat ini berkembang sangat cepat dan banyak menyasar pelajar melalui media sosial maupun game online. Deklarasi serentak ini kami lakukan untuk membentengi mereka sekaligus memberikan pemahaman agar tidak mudah terpengaruh,” tegasnya.

Selain isu radikalisme, deklarasi ini juga menegaskan komitmen dunia pendidikan dalam menolak praktik bullying, intoleransi, dan kekerasan di lingkungan sekolah.

Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sumut juga memberikan penekanan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sekolah-sekolah dalam memperkuat budaya saling menghargai.

“Kami ingin memastikan bahwa sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun intoleransi. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter pelajar yang berakhlak dan berwawasan kebangsaan,” ujar perwakilan Cabdis Wilayah II.

Melalui kegiatan ini, para pelajar juga diberi pemahaman mengenai pentingnya menjaga toleransi serta memperkuat persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Instruktur Tim Cegah SGW lainnya, Briptu Ahmad Rizki Fauzi, S.Pd., M.Psi., menegaskan bahwa edukasi langsung kepada siswa mampu meningkatkan kesadaran mereka untuk menjaga keharmonisan.

“Kami ingin para pelajar memahami bahwa menjaga toleransi dan menolak kekerasan adalah bagian penting dari karakter bangsa. Lingkungan sekolah yang guyub dan nyaman hanya dapat terwujud bila semua pihak bersama-sama menjaganya,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan deklarasi ini akan diperluas ke wilayah lain di Sumatera Utara.
“Tim Cegah akan terus menggencarkan kegiatan serupa di seluruh sekolah di jajaran Dinas Pendidikan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tambah Ipda Kunto.

Dengan kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan para pelajar di Sumatera Utara semakin terlindungi dari ancaman paham radikal maupun kekerasan, serta tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, toleran, dan cinta Tanah Air.
(Red/Dilla)

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

Bersama Gubernur Lampung, Kasrem 043/Gatam Ikuti Rapat Monitoring Dan Pemantauan Kesiapan Arus Balik Angkutan Natal 2023 Dan Tahun Baru 2024

BERITA NASIONAL

Hari Kedua Volley Ball Kapolri Cup 2023, Tim DKI Jakarta Kalahkan Bengkulu

BERITA NASIONAL

Bupati Panca Wijaya Akbar Sambut Kunjungan PWI Ogan Ilir, Tindak Lanjut Laporan Studi Tiru Jilid II

TNI/POLRI

Jaga Kondusifitas, Samapta Polres Langkat Patroli Gudang Logistik KPU Langkat dan Aktivitas Masyarakat

TNI/POLRI

Kurang dari 9 Jam, Pelaku Pembunuhan Ditangkap, Polda Sumut Apresiasi Kinerja Cepat Polres Simalungun

BERITA NASIONAL

BRAVO! Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir Amankan 85 Butir Ekstasi dan 25.280 Gram Sabu dari 3 Tersangka

TNI/POLRI

Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Narkoba di Jalan Pulau Solor

DAERAH

Danrem 031/WB hadiri Buka Puasa TNI Polri Dan Pemerintah Provinsi Riau.