Home / TNI/POLRI

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:37 WIB

DJP Sumatera Utara Gelar Forum Konsultasi Publik dan Peluncuran Piagam Wajib Pajak

MEDAN | LENSANUSA.COM — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperkuat komitmen transparansi dan akuntabilitas melalui peluncuran Taxpayers’ Charter atau Piagam Wajib Pajak. Acara ini dikemas dalam pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar bersama antara Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Sumatera Utara I dan Sumatera Utara II di Aula Istana Maimun, Gedung Kanwil DJP Sumatera Utara I, Medan, Senin (25/8).

Forum ini menghadirkan perwakilan wajib pajak, asosiasi, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, media massa, hingga unsur pemerintahan. Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi, pertukaran opini, dan dialog partisipatif untuk memperkuat kualitas layanan publik di bidang perpajakan.

Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara I, Arridel Mindra, menegaskan bahwa Piagam Wajib Pajak merupakan langkah nyata untuk memperkuat hubungan saling percaya antara otoritas pajak dan masyarakat.

“Taxpayers’ Charter ini merupakan komitmen bersama berupa ikatan moral antara taxpayer dengan tax authority, yaitu DJP. Terdapat delapan hak dan delapan kewajiban. Selama ini hanya tercantum dalam peraturan, saat ini kami lakukan publisitas melalui piagam ini,” ujar Arridel.

Piagam Wajib Pajak dirancang untuk memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Dokumen ini juga diharapkan menjadi simbol kesetaraan peran antara DJP dan wajib pajak, sejalan dengan praktik terbaik internasional.

Selain meluncurkan piagam, Arridel juga menegaskan konsistensi DJP dalam membangun zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani (ZI-WBBM). Menurutnya, keberhasilan penerimaan negara tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan wajib pajak, tetapi juga oleh integritas dan kualitas pelayanan dari fiskus.

“Integritas adalah fondasi utama. Masyarakat berhak atas layanan publik yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” kata Arridel.

Forum Konsultasi Publik ini digagas sebagai mekanisme dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan perpajakan. Dengan melibatkan asosiasi, akademisi, tokoh masyarakat, hingga organisasi masyarakat sipil, DJP berharap partisipasi publik dalam membangun sistem perpajakan yang transparan dan berkeadilan dapat semakin menguat.

“Forum Konsultasi Publik ini menjadi sarana dialog untuk memperkuat partisipasi masyarakat, agar sistem perpajakan kita semakin transparan dan berkeadilan,” ujar Anton.

Melalui forum dan piagam ini, DJP menargetkan tiga capaian utama: penerimaan pajak yang optimal, kepatuhan pajak yang tinggi, serta penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif dan efisien.
(Red/Dilla)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Survei: 91,2% Mayoritas Pemudik Puas dengan Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran

TNI/POLRI

Polres Binjai Amankan Enam Pelaku Pungli dari Sejumlah Lokasi

TNI/POLRI

Polres Tapanuli Selatan Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Alam di Kelurahan Reniate

TNI/POLRI

Operasi Ketupat Toba 2026: Brimob Sumut Siaga Amankan Aktivitas Masyarakat di Parapat

TNI/POLRI

Komisi I dan Komisi III DPRD Bengkalis Melaksanakan Rapat Lintas Komisi bersama Perumda

LANGKAT

Usai Pemilu 2024, Bhabinkamtibmas Polres Langkat Gelar Cooling System

TNI/POLRI

Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Binjai Sembelih 7 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

TNI/POLRI

Tingkatkan Kedisiplinan, KPLP dan Kasi Kamtib Lapas Binjai Rutin Kontrol Blok Hunian