Home / TNI/POLRI

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:44 WIB

Dua Hari Pencarian, Dua Korban Longsor di Batangtoru Ditemukan Meninggal Dunia

TAPANULI SELATAN | LENSANUSA.COM – Pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan operasi pencarian selama dua hari.

Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, mengonfirmasi bahwa kedua korban yang sebelumnya terbawa material longsor telah berhasil dievakuasi di sekitar lokasi kejadian.

Korban pertama bernama Yasine Gulo (44), ditemukan pada Selasa (19/05/2026) pagi. Sementara korban kedua yang merupakan anak kandungnya, Sariman Gulo (26), berhasil ditemukan pada Rabu (20/05/2026) pagi.

“Benar, dua korban tanah longsor di Kelurahan Wek I sudah ditemukan. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Penggar M. Siboro, Rabu (20/05/2026).

Pada hari kedua pencarian, tim gabungan kembali memfokuskan penyisiran di area longsor yang berada di Kampung Mandailing, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru. Medan yang tertutup material longsor sempat menyulitkan pergerakan petugas di lapangan.

AKP Penggar menjelaskan, setelah berhasil dievakuasi dari timbunan tanah, kedua jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk menjalani pemeriksaan medis.

“Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk pemeriksaan medis. Selanjutnya, jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan,” jelasnya.

Bencana tanah longsor ini sebelumnya terjadi pada Senin (18/05/2026) sore, dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru sejak siang hari. Pasca-kejadian, dua warga dilaporkan hilang karena tertimbun dan hanyut bersama material longsor.

Pencarian awal sempat dilakukan oleh masyarakat setempat dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun, mengingat tebalnya material longsor, petugas kemudian mengerahkan satu unit alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi besar dari berbagai unsur, dengan mengerahkan 10 personel Polri, 15 personel TNI, 20 personel BPBD Tapanuli Selatan, pihak keluarga, relawan, serta warga sekitar yang bahu-bahu di lokasi kejadian.

Reporter: Dilla

Share :

Baca Juga

LANGKAT

Kasat Lantas Polres Langkat Himbau Masyarakat Hindari 11 pelanggaran Saat Operasi Keselamatan 2024

TNI/POLRI

Polda Sumut Gelar Lat Pra Ops Keselamatan Toba 2026, Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan SOP

TNI/POLRI

Jalan Kampung Baru Sipirok Kembali Terbuka, Respons Cepat Brimob Cegah Lumpuhnya Mobilitas Warga

TNI/POLRI

Kunjungan Humanis Polri ke Madrasah Sipirok, Cek Fasilitas Pengungsian dan Beri Motivasi Pelajar

JAMBI

Ancam Akan di Santet, Gadis Belia di Pringsewu Jadi Korban Asusila Dukun Cabul

TNI/POLRI

Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026 Piala Kapolda Sumut Ke-VII

TNI/POLRI

Sat Lantas Polresta Deli Serdang Sosialisasikan Ops Keselamatan Toba 2025

DAERAH

Tim Da’i Polri Sat Binmas Polres Kuansing Sampaikan Khutbah Jumat di Masjid Jami’ Desa Koto Kombu