Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 13 Juli 2026 - 02:23 WIB

JIKF 2026 Resmi Ditutup, Train Naga Karya Tim Yudhistira Sleman Raih Piala Raja

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 resmi ditutup di Pantai Parangkusumo, Bantul, Minggu (12/7/2026), setelah berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan delegasi dari 17 negara, puluhan komunitas layang-layang nasional, serta ribuan pengunjung yang memadati kawasan wisata selatan Yogyakarta.

Memasuki penyelenggaraan ke-11, JIKF 2026 yang digelar Komunitas Angkasa Satu di bawah kepemimpinan RDA Yuristianto kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu festival layang-layang internasional terbesar di Indonesia. Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Pariwisata RI melalui Event by Indonesia, Dinas Pariwisata DIY, Pemerintah Kabupaten Bantul, serta berbagai mitra dan sponsor.

Kehadiran peserta dari 17 negara menjadi bukti bahwa JIKF terus berkembang sebagai ajang budaya bertaraf internasional yang tidak hanya mempromosikan destinasi wisata Yogyakarta, tetapi juga memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia kepada dunia.

Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang kompetisi. Penghargaan tertinggi, Piala Raja JIKF 2026, berhasil diraih Rendy dari Tim Yudhistira Sleman melalui karya Train Naga yang memukau dewan juri.

“Ini merupakan kali kelima saya mengikuti Jogja International Kite Festival, dan akhirnya tahun ini bisa meraih Piala Raja. Rasanya sangat bangga dan bersyukur karena persiapan selama kurang lebih dua bulan bersama Tim Yudhistira akhirnya membuahkan hasil,” ujar Rendy.

Karya Train Naga tersebut mengangkat motif Candi Prambanan dan batik khas Yogyakarta sebagai simbol pelestarian budaya lokal yang dipadukan dengan kreativitas seni layang-layang.

Selain Piala Raja, panitia juga menetapkan para juara di berbagai kategori. Kategori Tradisional dimenangkan Pelayang Cilacap, kategori 2 Dimensi diraih Komam Kite, kategori 3 Dimensi dimenangkan Fakta Club, kategori Train menjadi milik Cakra Jawa Tengah, sedangkan kategori Rokkaku dimenangkan Tatto Kite.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta mancanegara, panitia menyerahkan cenderamata kepada seluruh delegasi dari 17 negara. Suasana penutupan semakin meriah ketika para peserta internasional tampil mengenakan busana tradisional khas negaranya masing-masing, mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi ciri khas JIKF.

internasional. Vietnam meraih penghargaan Best Performance, Jerman memperoleh Best Kite, Haiti meraih Best Performance Most Expressive, sementara China menerima penghargaan Best Performance – Traditional Kite.

Ketua Panitia JIKF 2026, Anang Sarjiyanto, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan festival tahun ini.

“Secara keseluruhan penyelenggaraan JIKF 2026 berakhir dengan sangat memuaskan. Baik peserta internasional maupun nasional merasa senang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Harapan kami, JIKF terus berkembang dengan kualitas yang semakin baik dan mendapat dukungan lebih besar agar mampu menjadi festival layang-layang bertaraf dunia,” katanya.

Selama dua hari pelaksanaan, JIKF 2026 menghadirkan beragam agenda, mulai dari Olimpiade Layang-Layang Pelajar Indonesia (OLLANESIA), kompetisi layang-layang nasional dan internasional, Night Flying Kite Show, pertunjukan budaya, pameran UMKM, hingga riset pariwisata.

Melalui kolaborasi pemerintah, Komunitas Angkasa Satu, pelaku usaha , relawan, dan masyarakat, JIKF kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon pariwisata budaya Indonesia yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus mempererat persahabatan antarbangsa melalui seni layang-layang. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Gelar Upacara Pembinaan Tradisi Peringati Hari Juang Polri 2025, Mengenang Perjuangan Inspektoer Polisi Kelas I Moehammad Yasin

DI YOGYAKARTA

Peringati Hari Koperasi Nasional ke – 78, Wabub Bantul : Koperasi Menjadi Pilar Ekonomi yang Mandiri dan Mampu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Usai Gasak 3 iPhone 17 di Gudang Ekspedisi Sewon Bantul, 2 Karyawan Jasa Pengiriman Paket Dibekuk Polisi

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Kembali Lakukan Operasi Peredaran Miras Ilegal , Sita Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Dua Lokasi Berbeda

DI YOGYAKARTA

Polisi Bantul Ungkap Pencurian Counter HP di Imogiri, Kerugian Rp13,5 Juta

DI YOGYAKARTA

Hilang Konsentrasi Pengendara Motor Tabrak Warung Angkringan di Bantul

DI YOGYAKARTA

Material Galian C Tanah Urug di Pajangan Berserakan, Jalanan Berlapis Tanah dan Licin Saat Hujan Turun

DI YOGYAKARTA

Relawan Ambulan FKTM Sumberan Gelar Bakti Sosial dan Tanam Pohon Cokelat di Samigaluh