Home / DAERAH / PEKANBARU / TNI/POLRI

Rabu, 25 Juni 2025 - 12:44 WIB

Kampung Dalam Deklarasikan Diri,Wako  Harap Kampung Dalam Bangkit dari Bayang-Bayang Narkoba

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan harapan besarnya terhadap perubahan positif di wilayah Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk mengubah wajah kawasan yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan narkoba.

“Suasana seperti ini sangat saya nantikan. Saya merasa bahagia melihat progres pembangunan dan perubahan di Kampung Dalam,” kata Agung dalam Deklarasi Kampung Bebas Narkoba di lapangan KSOP, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Rabu (25/6/2025).

Ia secara pribadi merasa bangga karena merupakan putra asli yang lahir dan besar di Pekanbaru. Sehingga, ia memahami betul kondisi Kampung Dalam dari masa ke masa.

Kampung Dalam sempat dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru. Bahkan, secara blak-blakan ia menyebut bahwa para pelaku di kawasan tersebut bukan lagi sekadar pengguna, melainkan sudah menjadi “suhu” atau bahkan “penasihat” dalam jaringan narkoba.

Namun, Agung menyatakan optimismenya bahwa masa depan Kampung Dalam bisa berubah. Ia berharap generasi muda di kawasan tersebut tidak lagi tumbuh menjadi pelaku kriminal, tetapi bisa menjadi aparat penegak hukum, bahkan memiliki cita-cita tinggi seperti menjadi Kapolda Riau.

“Kita ingin anak-anak di sini kelak bisa menjadi polisi, atau bahkan menjadi Kapolda. Ini bukan mustahil kalau ada kemauan untuk berubah,” ucap Agung.

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang menyebabkan kawasan Senapelan seolah tertinggal dibanding kecamatan lain seperti Binawidya, Tuah Madani, dan Tenayan Raya. Padahal, banyak warga di Senapelan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Sehingga, sebagian akhirnya terjerumus dalam aktivitas ilegal seperti peredaran narkoba.

“Kalau tidak bicara apa adanya, kita akan kesulitan mencari solusi. Maka kegiatan hari ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi langkah awal menuju perubahan nyata,” ujar Agung.

Ia pun mengapresiasi keterlibatan aparat kepolisian, khususnya Polresta Pekanbaru dan Polda Riau, yang tidak hanya berupaya memberantas narkoba. Tetapi, kepolisian juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program-program penanggulangan pengangguran.

Keberhasilan program ini tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah atau aparat keamanan. Kunci keberhasilannya adalah partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya.

“Kalau hanya menempatkan polisi di sini tanpa keinginan warga untuk berubah, hasilnya tidak akan maksimal. Tapi kalau masyarakat menanamkan keyakinan bahwa rezeki takkan tertukar, dan kita bersatu menolak narkoba, Kampung Dalam bisa menjadi kampung yang berkah,” pungkasnya. **

 

(Andi Champay)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Datuk Talangik ,Edi suantra Ziarah ke makan syekh Burhanuddin di desa Kuntu Darussalam.

DAERAH

Silaturahmi Kapolres Dan KPU langkat dalam sinergi Membangun Pemilu yang Berkualitas

DAERAH

Cek Kondisi SarPras Keamanan, Karutan Kelas I Medan Lakukan Kontrol Area Brandgang

DAERAH

Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles Hadiri Musrenbang di Kecamatan Bangko Pusako

DAERAH

Danrem Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Prajurit di Korem 031/Wira Bima.

SUMATERA UTARA

Mobil Porsche Putih Tabrak Tembok Sapta Mapta Polrestabes Medan, Begini Penjelasan Kasatlantas

TNI/POLRI

Dari Dalam Rumah Sunyi di Stabat, Dua Pria Diamankan Bersama Sabu dan Bong

TNI/POLRI

AKBP I Made Parwita Tegaskan Penertiban Lalu Lintas Menjelang Libur Akhir Tahun 2025 di Medan