Home / DAERAH / KAMPAR

Kamis, 8 Juni 2023 - 20:21 WIB

Karhutla Terkendali, Gubernur Syamsuar Imbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Dibakar

KAMPAR | LENSANUSA.COM – Masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau berhasil dikendalikan oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau. Bahkan beberapa tahun terakhir bencana kabut asap tidak lagi ada di Bumi Lancang Kuning.

Untuk itu, supaya karhutla tetap terkendali, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh masyaraka Riau agar tidak membuka lahannya dengan cara dibakar, terlebih lagiĀ  Riau dalam musim kemarau kering.

Hal tersebut diutarakan Gubernur Syamsuar kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen. Pol. Prof. Dr. Drs Gatot Eddy Pramono, M. Si dalam acara peresmian Masjid Rosna di Tapung, Kabupaten Kampar, Kamis (8/6/2023).

“Khusus dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan, alhamdulillah terkendali. Kami mengharapkan juga kepada masyarakat, saat ini adalah musim kemarau kering, mari kita mengolah lahan jangan sampai dibakar,” imbuh Gubri.

Kepada Wakapolri, Gatot Eddy, Gubernur Syamsuar menjelaskan bahwa pada Rabu (7/6/2023) pihaknya melakukan rapat koordinasi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Suharyanto dalam rangka berdiskusi untuk mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Disampaikan Gubernur Syamsuar, suksesnya pengendalian karhutla di Provinsi Riau tidak terlepas dari kerjasama banyak pihak dengan melakukan berbagai upaya, pertama, membentuk dan mengaktivasi posko Satgas Karhutla mulai dari tingkat provinsi, kabupaten hingga kelurahan.

Kedua, penggunaan dashboard lancang kuning Polda Riau. Ketiga, deteksi dini hotspot serta melakukan penanganan secara cepat dan tepat agar api tidak membesar dan meluas. Keempat, melakukan patroli rutin dan mandiri secara terpadu, serta sosialisasi kepada organisasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selanjutnya, kelima, menyiagakan seluruh sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana kebakaran hutan lahan, seperti alat berat excavator sebanyak 12 unit, mesin pompa pemadam, selang, kendaraan operasional, sekat kanal, embung, menara pemantau api dan lainnya serta memastikan sarana prasarana tersebut berfungsi dengan baik.

Keenam, meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh stakeholder, TNI/Polri, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, media massa, relawan, hingga masyarakat.

Lalu upaya ketujuh, melaksanakan apel kesiapsiagaan kebakaran dalam rangka untuk mengantisipasi dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Serta delapan, melakukan pembasahan lahan gambut terutama di wilayah rawan kebakaran, serta dalam penangan karhutla juga dibantu dengan adanya teknologi modifikasi cuaca (TMC).

“Kami harapkan juga dukungan camat, hingga kepada desa, supaya menyampaikan kepada masyarakat bahwa jangan sampai membakar lahan agar nanti tidak terjadi kebakaran yang menimbulkan masalah bencana asap yang tidak diharapkan,” pungkas Gubernur Syamsuar.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Berbagi Kebahagiaan Melalui Touring Pemasyarakatan Dan Bakti Sosia

DAERAH

Kapolresta Deli Serdang Pimpin Apel Sinergitas di Kodim 0204/DS

DAERAH

Peduli Bencana Sumbar, LPM Sialangmunggu dan Warga Kirim Bantuan

ADVERTORIAL

Anggota DPRD Kuansing Ini Minta Pemkab Siapkan Mobil Damkar di Kecamatan Cerenti

DAERAH

Kelurahan Teluk Dalam Raih Juara Umum MTQ Ke-XI Tingkat Kecamatan Kuala Kampar

BENGKALIS

Pemerintah Desa Bantan Sari Kecamatan Bantan Telah Menyalurkan Dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Di Tahun 2024 Sebayak 21 KPM .

DAERAH

Pencegahan & Pemberantasan TP.Korupsi Penerangan Hukum Menjadi Materi Utama Penerangan Hukum Ke Pemkab Siak

DAERAH

Gubernur Syamsuar Terima Audiensi Perwakilan Kemenpora RI