Home / DAERAH / TNI/POLRI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:45 WIB

KESELAMATAN JADI PRIORITAS, POLANTAS ACEH AJAK PERUSAHAAN AKDP BANGUN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS

BANDA ACEH | LENSANUSA.COM-Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh terus memperkuat langkah preventif dan edukatif dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas). Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, organisasi angkutan darat serta perusahaan angkutan umum yang memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Perusahaan Angkutan AKDP yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Aceh di Grand Arabia Hotel, Banda Aceh, Kamis (20/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Aceh yang diwakili Kasubdit Kamsel memberikan materi mengenai proses Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) plat kuning bagi angkutan umum. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi antara Polri, pemerintah daerah dan pelaku usaha transportasi, khususnya dalam memastikan kendaraan angkutan umum memenuhi aspek administrasi, legalitas dan keselamatan.

Dalam pemaparannya, Ditlantas Polda Aceh menjelaskan tahapan serta persyaratan yang harus dipenuhi dalam proses BBNKB dan penerbitan TNKB plat kuning. Pemahaman tersebut dinilai penting agar setiap kendaraan yang digunakan untuk melayani masyarakat memiliki dokumen dan identitas kendaraan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Namun, tertib administrasi tidak boleh berhenti pada kelengkapan dokumen. Kepatuhan tersebut harus berjalan beriringan dengan tertib operasional dan budaya keselamatan berlalu lintas.

Kendaraan angkutan umum yang membawa masyarakat setiap hari harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Begitu pula pengemudinya harus memiliki kompetensi, disiplin dan kesadaran tinggi bahwa keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab utama.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, SH., SIK., M.Si., menyampaikan bahwa perusahaan angkutan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan transportasi yang aman dan berkeselamatan.

“Keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh perusahaan angkutan AKDP untuk tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga memastikan kendaraan dan pengemudi yang dioperasikan benar-benar memenuhi aspek keselamatan.”

Menurutnya, sosialisasi dan koordinasi secara langsung dengan perusahaan angkutan merupakan langkah strategis untuk membangun kesamaan persepsi sekaligus memperkuat kemitraan dalam menciptakan sistem transportasi yang tertib, aman dan berkeselamatan.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan edukasi Kamseltibcar Lantas dengan menekankan sejumlah hal penting, antara lain disiplin pengemudi angkutan umum, kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, pengendalian kecepatan, larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, larangan mengemudi dalam kondisi mengantuk serta kewajiban mengutamakan keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dede Supriyatna Imhar, SIK., M.H., menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas harus dibangun menjadi sebuah budaya yang melibatkan seluruh pihak, termasuk perusahaan angkutan umum.

“Angkutan umum memiliki mobilitas yang tinggi dan membawa masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, aspek administrasi kendaraan, kelayakan kendaraan dan disiplin pengemudi harus menjadi perhatian utama. Tertib administrasi dan tertib berlalu lintas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan keselamatan.”

Dirlantas Polda Aceh juga mengajak seluruh perusahaan angkutan AKDP untuk menjadi mitra strategis Polri dalam kampanye keselamatan lalu lintas. Budaya keselamatan, kata dia, harus dimulai dari lingkungan perusahaan, diterapkan oleh setiap pengemudi dan diteruskan kepada para penumpang.

Perusahaan angkutan diharapkan aktif melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengemudi, memastikan kendaraan memenuhi persyaratan operasional serta memberikan edukasi secara berkelanjutan agar setiap perjalanan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan.

Melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi tersebut, Ditlantas Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan transportasi.

Tujuannya jelas: menghadirkan angkutan umum yang tertib administrasi, tertib operasional, legal, aman, nyaman dan berkeselamatan.

Polantas Aceh hadir untuk mengedukasi, melindungi dan melayani. Bersama perusahaan angkutan AKDP Provinsi Aceh, mari wujudkan transportasi yang tertib dan berkeselamatan. Karena keselamatan bukan sekadar aturan, melainkan kebutuhan dan tanggung jawab kita bersama.

Kegiatan sosialisasi dan koordinasi berlangsung dalam suasana tertib, aman dan lancar serta diikuti secara antusias oleh para perwakilan perusahaan angkutan AKDP Provinsi Aceh.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Dugaan Korupsi Pembangunan dan Rehabilitasi SMP N 4 Panipahan, Kejari Rohil Tahan Tersangka Berinisial SJ.

TNI/POLRI

Polrestabes Medan Meringkus Tiga Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor

TNI/POLRI

Penyidikan Selesai, Polda Sumut Limpahkan 5 Tersangka Dugaan Suap Seleksi PPPK Langkat ke JPU

TNI/POLRI

Jadi Bandar Narkoba Di Kampung Sendiri, Akhirnya Tiga Pria Di Tangkap Polres Binjai

TNI/POLRI

Polda Sumut Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Melayani dan Berbenah

PEMERINTAH

Kapolres Langkat Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Periode 2024-2029

TNI/POLRI

Sambut HUT ke-74, Humas Polda Sumut Gelar Donor Darah Serentak Wujud Kepedulian untuk Sesama

TNI/POLRI

5 Poin Utama Olah TKP Kasus Kematian Agnis Jance Zebua oleh Polda Sumut