Home / BENGKALIS / PARLEMENTERIA

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:33 WIB

Komisi II Kunjungi BRIDA, Bahas Inovasi Teknologi untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

BENGKALIS | LENSANUSA.COM – Komisi II DPRD Bengkalis melakukan  pertemuan bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau untuk membahas pemanfaatan riset dan inovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di daerah. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris BRIDA Eka Hardianto beserta jajaran.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Hendrik Firnanda Pangaribuan tersebut, Wakil Ketua Komisi II, Tairan, SH, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi terkait pemanfaatan riset dan inovasi oleh BRIDA dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung potensi-potensi lokal berbasis teknologi, Rabu (28/05/2025).

Dalam pemaparannya, Sekretaris BRIDA menyampaikan bahwa pihaknya memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Riau Science and Techno Park (RSTP) yang berperan aktif dalam riset dan pengembangan teknologi untuk mendukung pelaku UMKM.

Kepala UPT RSTP, Sofyan Hadi, menjelaskan bahwa BRIDA tengah mengembangkan berbagai inovasi berbasis riset, inovasi juga telah ditawarkan kepada Bappeda Kabupaten Bengkalis.

“Bengkalis seharusnya tidak hanya menerima Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, tetapi juga mulai mengelola potensi migasnya sendiri,” ujarnya. Ia juga menyebutkan potensi pengembangan energi terbarukan melalui tanaman seperti singkong yang dapat diolah menjadi bioetanol.

Selain itu, Sofyan menyoroti pentingnya inkubasi bisnis teknologi agar hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium atau proyek percontohan. “Kami mendorong transfer teknologi ke sektor industri dan pengembangan startup berbasis riset yang memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II, Erwan, menyampaikan bahwa masih banyak inovasi riset yang terbentur regulasi dan belum memperoleh perhatian serius. Ia juga menanyakan tata cara pembentukan BRIDA dan pengelolaan SDM-nya.

Perwakilan dari Bappeda Bengkalis Fadhlan Daulay yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa daerah Bengkalis belum memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk pengembangan inovasi teknologi dan masih belum menjalin kerja sama dengan pihak akademisi. Meski demikian, pihaknya mendukung sinergi dengan BRIDA, terutama untuk mendukung program unggulan daerah di sektor kelapa sawit, padi, dan perikanan.

Anggota Komisi II lainnya, Laurensius Tampubolon, menyoroti potensi kerja sama antara BRIDA dan Disnaker di Kecamatan Mandau untuk mendorong sertifikasi tenaga kerja industri, yang dapat berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Humas DPRD/Jm)

Share :

Baca Juga

BENGKALIS

DINAS PUPR BENGKALIS MENGADAKAN FESTIVAL LAMPU COLOK SEBAGAI TRADISI KELESTARIAN ALAM BENGKALIS

BENGKALIS

Dalam Rangka Silaturahmi, DPRD Bengkalis Sambut Kunjungan Polda Riau

BENGKALIS

Diamnya Dinas Pendidikan Riau Disorot, LSM Penjara Indonesia Akan Bawa Kasus SMKN 1 Bantan ke Ranah Hukum

BENGKALIS

Kapten Purn Isnanu Calon DPRD Propinsi Riau Tatap Muka dengan Petani Desa Kedabu Rapat Meranti

BENGKALIS

Satgas Polres Bengkalis Prioritaskan Keselamatan Masyarakat Saat OMB LK 2023 – 2024

BENGKALIS

Pemerintah Desa Mentayan Meriahkan Senam Bersama Sambut Hari Jadi Bengkalis Ke-512

BENGKALIS

Diduga 4 Anggota DPRD Bengkalis Monopoli Jabatan Sudah Terima SK Pemberhentian Masih Ikuti Ranperda APBD 2024

ADVERTORIAL

Bupati Bengkalis Serahkan Dokumen Usulan Peningkatan Pendidikan kepada Mendikdasmen RI