Home / DI YOGYAKARTA

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Lansia 85 Tahun ditemukan Meninggal di Kebun Dekat Rumah

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Seorang lansia, Mardi Wiyono alias Jemingan (85), ditemukan meninggal dunia di kebun sekitar rumahnya di Dusun Butuh Lor, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Jumat (21/8/2026). Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan korban diketahui meninggal setelah sebelumnya dicari oleh keluarga dan warga. Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 17.00 WIB dan dilaporkan kepada polisi sekitar pukul 18.00 WIB.

“Personel Polsek Pajangan kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya penemuan orang meninggal dunia,” kata Rita, Sabtu (22/8/2026).

Rita menjelaskan, korban merupakan petani atau pekebun yang tinggal di Dusun Butuh Lor, Triwidadi, Pajangan. Sebelum ditemukan, korban diketahui pergi dari rumah sejak sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 14.30 WIB, saksi Suwanto diminta istrinya yang merupakan anak korban untuk mencari keberadaan ayahnya. Suwanto kemudian mencari korban di sekitar rumah dan menyampaikan informasi tersebut melalui grup WhatsApp warga.

Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi Diki Setiawan yang baru pulang kerja melihat informasi tersebut. Diki kemudian mendatangi rumah korban dan melanjutkan pencarian ke kebun yang berada di sekitar rumah.

“Saksi kemudian melihat korban dari kejauhan dalam posisi tidur terlentang di kebun. Saksi lalu memberitahukan hal tersebut kepada saksi lainnya,” ujar Rita.

Warga selanjutnya membawa korban ke dalam rumah. Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi bersama petugas medis Puskesmas Pajangan dan Tim Inafis Polres Bantul untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas medis Puskesmas Pajangan, menemukan sejumlah luka lecet pada tubuh korban, antara lain di tangan kiri, paha, dada, perut, dahi dan bagian belakang telinga.

“Menurut keterangan petugas medis, luka lecet tersebut bukan akibat penganiayaan. Luka tersebut diduga terjadi karena korban terpapar panas sinar matahari saat berada di luar rumah sejak siang hari,” jelas Rita.

Polisi tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Bantul dan petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Bobol Bedeng Proyek , Warga Kasihan Ditangkap Bawa Alat Pertukangan

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyewaan Tanah Ilegal Kalurahan Maguwoharjo

DI YOGYAKARTA

Terungkap ! Mayat Penuh Luka di Gumuk Pasir Parangtritis Korban Pembunuhan , Polisi Tetapkan 2 Tersangka

DI YOGYAKARTA

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Malam Takbiran , Polres Bantul Lakukan Razia Miras

DI YOGYAKARTA

Eksekusi Tanah dan Bangunan di Canden Jetis Nyaris Ricuh

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat Lewat Sambang Binluh

DI YOGYAKARTA

Paskibraka Kapanewon Dlingo Dikukuhkan, Iptu Yuwana : Jaga Kekompakan ,Disiplin dan Nasionalisme !

DI YOGYAKARTA

Muhammadiyah Jogja Expo 2025 Bangkitkan UMKM, Dakwah, dan SDM Unggul