Home / PEKANBARU

Selasa, 28 April 2026 - 18:59 WIB

Mahasiswa Unilak Gelar Aksi di Rektorat, Tuntut Penjelasan Soal Anggaran Rp10 Miliar

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Gedung Rektorat Universitas Lancang Kuning (Unilak) didatangi puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Unilak (AMPUN), Selasa (28/4/2026). Massa menuntut penjelasan rektorat atas sejumlah persoalan internal, mulai dari kenaikan SPP hingga dugaan ketidakterbukaan anggaran pembangunan gedung senilai Rp10 miliar.

Aksi yang berlangsung di bawah pengawalan ini menuntut Rektor Unilak, Junaidi, untuk transparan dalam mengelola dana pendidikan dan infrastruktur kampus.

Persoalan Biaya Wisuda dan Infrastruktur

Koordinator Lapangan, Ahmad Nasir Harahap, menyoroti adanya komponen biaya wisuda dan harga baju toga yang dinilai mahasiswa tidak memiliki dasar penetapan yang jelas.

“Kami mendesak transparansi. Mahasiswa berhak tahu rincian biaya wisuda dan mengapa harga baju toga tidak sesuai standar,” tegas Nasir di depan massa aksi.

Tak hanya soal biaya pendidikan, massa juga membawa isu infrastruktur, di antaranya:

  • Proyek Gedung Serbaguna: Mempertanyakan transparansi anggaran Rp10 miliar dan mekanisme penunjukan vendor pembangunan.

  • Audit Turap: Meminta audit terhadap proyek turap yang dilaporkan mengalami kerusakan berulang.

  • Kualitas Bangunan: Mempertanyakan standar kelaikan pembangunan gedung kampus lainnya.

Rektorat Belum Berikan Jawaban

Ketegangan sempat mewarnai aksi saat massa meminta Rektor untuk hadir menemui mereka secara langsung. Namun, hingga massa membubarkan diri, belum ada perwakilan dari pihak rektorat yang memberikan klarifikasi.

Jenderal Lapangan, Willy Robinson, menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam jika aspirasi mereka diabaikan. Ia mengancam akan membawa massa yang lebih besar pada momen wisuda mendatang.

“Ini adalah peringatan awal. Jika tidak ada respons, kami akan menggelar aksi jilid II di lokasi pelaksanaan wisuda,” ujar Willy.

Hingga laporan ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak Universitas Lancang Kuning untuk mendapatkan tanggapan resmi terkait poin-poin tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. (*/Irwan)

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

Rahasia Tertulis Perusahaan Muncul, Status Lahan dan Pajak PT SG Mulai Terkuak.!!

DAERAH

Pemko Belum Tentukan Lokasi Gedung Utama MPP Pekanbaru

DAERAH

Polisi Tangkap Residivis Narkoba Jual Senpi Di Rumah Kontrakan

DUMAI

Dugaan Beking Penimbunan BBM Ilegal, Seorang Wartawan Dilaporkan di Mapolda Riau

DAERAH

Peduli Dengan Sesama,Relawan Rumbai Bermarwah dan Rumbai Raya Aman,Bagikan 1000 paket Kotak Nasi .

DAERAH

Ditlantas Polda Riau laksanakan Kegiatan Cooling System, wujudkan Pilkada Damai 2024 bersama Insan Pers

DAERAH

Buntut Korupsi Pertamina Rp 193,7 Triliun, GWI: Rakyat Minta Pemerintah Turunkan Harga Semua Jenis BBM 50 Persen!!

DAERAH

Rumah Zakat Riau Sukses Gelar Pembinaan Akbar Online Nasional Perdana: “Menjadi Juara Dimanapun Berada”