Home / DI YOGYAKARTA

Kamis, 2 Januari 2025 - 16:21 WIB

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Hadiri Nikah Massal Gratis di KUA Sewon Bantul

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Mengawali Tahun 2025 banyak kisah mengharukan dilakoni 12 calon pengantin berbagai daerah saat memutuskan mengikuti pernikahan melalui ajang ‘Golek Garwo dan Nikah Bareng Nasional’ di Yogyakarta.

Ditengah tren angka pernikahan di Indonesia mengalami penurunan hingga menjadi 1,58 juta pasangan pada 2023 atau mengalami penurunan sekitar 128.000 pasangan dibandingkan tahun sebelumnya, hal berbeda dilakukan 12 pasangan ini.

Mereka memilih memutuskan mengakhiri masa lajang meski banyak orang enggan menikah karena faktor perubahan sosial dan ekonomi yang pada saat ini baru tidak baik-baik saja, yang membawa dampak pada aspek sosial, ekonomi, hingga kesehatan mental.

Tak heran, masyarakat yang kesulitan ekonomi terutama untuk melangsungkan pernikahan opsi mudah adalah menggadaikan sejumlah aset untuk pinjaman dan seterusnya.

Forum Ta’aruf Indonesia menginisiasi dalam membantu masyarakat yang dililit persoalan ekonomi saat hendak menikah dan  menggelar nikah bareng bertajuk acara “Sepekan Nikah Bareng” dengan tagline Sepekan Nikah Bareng Untuk Mencintai Indonesia.

Dalam gelaran itu, sebanyak 12 pasangan calon pengantin (catin) nampak wajah bahagia sedari awal mengikuti acara. Tidak hanya dari Yogyakarta, ada dua pasangan catin yang juga ikut yakni Solo, Jawa Tengah dan Purworejo, Jawa Tengah.

Turut hadir, Kepala Kanwil Kemenag DIY Masmin Afif dan juga perwakilan Pemkab Bantul dan Kepala Kemenag Bantul Ahmad Shidqi, jajaran Kanwil Kemenag DIY, Jajaran Kemenag Bantul, KetuaFORTAIS Indonesia, Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Forkompimcam Kapanewon Sewon, Keluarga pengantin.

Dihadapan para calon pengantin, Wihaji mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang viral ini semoga bisa membantu banyak pasangan untuk menikah.

Ketua Golek Garwo & Nikah Bareng Nasional, Ryan Budi Nuryanto menjelaskan, gelaran ini hanya dimiliki oleh DIY karena selalu unik dan istimewa. Menurutnya, acara ini menjadi yang pertama di Indonesia bahkan dunia. Bahkan kini menjadi viral di media sosial.

Meski diadakan di KUA tapi prosesi ijab gobul dilaksanakan secara serentak melibatkan banyak penghulu dalam waktu 7 hari dengan berbagai fasilitas pernikahan gratis.

Harapannya, pernikahan ini dapat menjadi hubbul wathan minal iman (cinta tanah air adalah bagian dari iman dalam konteksnya semangat kolaborasi pengantin untuk membangun bangsa ini).

“Alhamdulllah hingga sekarang sudah 18 ribu penggantin sejak tahun 2006 pasca gempa bumi yang berhasil dipertemukan hingga pernikahan,” terangnya.

Prosesi pembukaan diawali dengan kirab 12 pengantin yang berasal dari berbagai daerah bersama puluhan perias dan 2 penari sebagai cucuk lampah menuju pelaminan KUA Sewon.

Acara semakim spesial karena kedatangan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI Dr. Wihaji. S.P.d M.Pd yang juga menjadi salah satu saksi dalam acara nikah massal tersebut

Di hadapan para calon pasangan pengantin , Wihaji mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang viral ini semoga bisa membantu banyak pasangan untuk menikah.

“Saya datang dan melihat dari auranya aura-aura Alhamdulillah baik-baik saja saya doakan menjadi keluarga yang Sakinah mawadah barohmah,” ucapnya, Kamis (2/1/2025) pada awak media di KUA Sewon.

Wihaji, berharap di tahun baru, keluarga baru, suasana baru, bajunya baru walaupun sewa, enggak apa-apa, oh gratis Alhamdulillah gratis ya, terima kasih kepada para penyelenggara.

“Jangan lupa habis ini silahkan ikuti alur kedepannya, apalagi nanti kita punya program yang namanya keluarga berencana, ini agar kondisi ibu dan anak nanti baik-baik saja termasuk cegah stunting,” pesan Wihaji.

Tidak hanya dibiayai kostum secara gratis, juga diberikan mahar unik yang meliputi seperangkat alat sholat, cincin kawin dan payung. Payung ini disimbolkan sebagai pengayom dan pelindung.

Adapun pasangan yang di nikahkan ada pasangan hasil dari golek garwo yaitu

Ari Priyadi dan Wahyuni dari Bantul yang sangat bahagia tidak menyangka disaksikan pak Menteri setelah mengikuti ajang golek garwo kurang lebih 5 bulan

Kemudian, Adit Dwi Setyawan dan Nurhayati, walaupun mereka menikah muda namun mereka siap untuk bekerja keras menghidupi keluarga dan membangun bangsa.

Acara ijab qobul dipimpin kepala KUA Sewon Mustafied Amna, 5.Ag, M.H. (di halaman KUA) dan 2 penghulu (di balai nikah) Imam Bukhori, SEl dan Drs. Banun Al Amin, M.hum secara bergantian dan disaksikan keluarga . *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Posko Ambulan FKTM Sumberan Bantul Hadir Melayani Warga Masyarakat On Call 24 Jam

DI YOGYAKARTA

PMI Bantul Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Perlengkapan Bayi Pasca Banjir di Imogiri

DI YOGYAKARTA

Sekretariat DPRD DIY Teguhkan Komitmen Wujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi

DI YOGYAKARTA

3 Pekerja Tertimbun Longsor Saat Gali Septic Tank di Sleman, 1 Tewas

DI YOGYAKARTA

Angka Lakalantas di Bantul Menurun, PMI Bantul Tangani 117 Kasus di November 2024

DI YOGYAKARTA

Bungkam PSPS skor 2-1, PSIM Yogyakarta Promosi Liga 1

DI YOGYAKARTA

Bejat ! Pria di Bambanglipuro Bantul Tega Perkosa Adik Iparnya Yang Masih dibawah Umur

DI YOGYAKARTA

Warga Desa Marao Nias Selatan Tewas Tenggelam di Sungai Idanogawo Saat Mandi