Home / DI YOGYAKARTA

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:13 WIB

Meski Batal Demo, ARPI DIY Tetap Komitmen Kawal Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman

Ketua ARPI DIY Dani Eko Wiyono.S.T. M.T. (Foto/Dok.Lensanusa)

Ketua ARPI DIY Dani Eko Wiyono.S.T. M.T. (Foto/Dok.Lensanusa)

SLEMAN | LENSANUSA.COM. –  Aliansi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) menegaskan tetap komitmen mengawal penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman, meski membatalkan rencana aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Sleman.

Koordinator ARPI DIY, Dani Eko Wiyono, mengapresiasi kinerja Kejari Sleman yang telah menetapkan mantan Bupati Sleman Sri Purnomo sebagai tersangka. Namun demikian, ARPI memastikan pengawalan akan terus dilakukan hingga proses hukum benar-benar tuntas.

“Kami mengapresiasi kinerja Kejari Sleman dalam penanganan kasus korupsi dana hibah pariwisata Sleman, meskipun cukup lama dalam penetapan tersangka. Tapi kami pastikan akan terus mengawal kasus ini sampai selesai,” kata Dani kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Dani menjelaskan, pembatalan aksi yang semula dijadwalkan pada Rabu (4/2) dilakukan karena pada hari dan jam yang sama terdapat aksi lain di Kejari Sleman dengan perkara berbeda.

“Kami tidak ingin aksi kami ditunggangi kepentingan lain yang justru memperkeruh suasana. Apalagi aksi kemarin malah melebar ke kasus dana hibah pariwisata Sleman dan terasa kental aroma politik,” ujarnya.

Ia menegaskan aksi tersebut bukan berasal dari ARPI dan tidak diinisiasi oleh pihaknya.

“Kami tegaskan, aksi kemarin itu bukan aksi ARPI. Siapa pun yang terlibat dan terbukti bersalah harus diproses secara hukum. Kalau memang ia terbukti bersalah, kami minta segera diproses secara hukum. Kami tegaskan sekali lagi, kami tidak berpihak ke siapa pun,” tegas Dani.

Lebih lanjut, Dani menilai selama ini banyak pemberitaan yang dipelintir sehingga menyudutkan Bupati Sleman Harda Kiswaya, yang saat kasus itu bergulir masih menjabat sebagai Sekda Sleman.

“Secara fungsional memang waktu itu beliau sebagai Sekda Sleman. Namun dalam kasus ini, saat itu Harda hanya sebagai ketua tim teknis lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Sleman, Indra Aprio Handry Saragih, S.H., menyampaikan terima kasih atas dukungan ARPI terhadap proses hukum yang tengah berjalan.

“Terima kasih atas apresiasi dan dukungannya. Kami mohon doa agar kasus ini bisa segera diselesaikan,” katanya. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Gelar Upacara Pembinaan Tradisi Peringati Hari Juang Polri 2025, Mengenang Perjuangan Inspektoer Polisi Kelas I Moehammad Yasin

DI YOGYAKARTA

Pisah Sambut Dandenkesyah 04.04.02 Yogyakarta

DI YOGYAKARTA

Kapolri Berikan Arahan dan Pembekalan Ribuan Kader GP Ansor-Banser di SPN Selopamioro Bantul

DI YOGYAKARTA

Pastikan Keamanan Ibadah Natal 2025, Polda DIY Sterilisasi 40 Gereja dan Cek Kesiapan Personel

DI YOGYAKARTA

Forum Suara Rakyat Jawa Tengah Dukung Penuh Irjend Ahmat Luthfi Di Pilkada Jateng 2024

DI YOGYAKARTA

Bejat! Kakek Tua di Bantul Cabuli Bocah Bau Kencur berusia 6 Tahun

DI YOGYAKARTA

PDM Sleman Tegas Tolak Maraknya Peredaran Miras di Kabupaten Sleman

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Progo 2025