Home / BERITA NASIONAL / DI YOGYAKARTA / Uncategorized

Selasa, 4 Juni 2024 - 22:15 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Kunjungan Menhan Ceck Lokasi Proyek Irigasi Pengairan Lahan Pertanian Di Gunungkidul

 

GUNUNGKIDUL | LENSANUSA.COM. – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (HOR) (Purn) Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja dalam rangka pengecekan lokasi pengairan lahan pertanian dari sumber air Goa Buntet di Dusun Ketangi, Kelurahan Banyusoco, Kecamatan Playen, pada Senin (3/6/2024).

Kunjungan ini menandakan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan sistem irigasi modern untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Sistem ini terbilang canggih dan inovatif, dengan memanfaatkan energi terbarukan seperti panel surya untuk mengoperasikan pompa air.

Sistem irigasi ini memberikan manfaat nyata bagi para petani di Dusun Ketangi, Kepek I, Kepek II, dan Desa Karang Duwet. Dengan akses air yang memadai sepanjang tahun, para petani dapat menanam padi dan tanaman lain secara berkelanjutan, sehingga meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka.

Program pengairan ini memberikan manfaat bagi 511 petani di Desa Banyusoco dengan luas lahan 307,9 hektar, meliputi Dusun Ketangi seluas 99 hektar, Dusun Kepek I seluas 103,9 hektar, dan Dusun Kepek II seluas 105 hektar. Di Desa Karang Duwet, penerima manfaat berjumlah 2.303 petani dengan luas lahan 701,1 hektar.

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Andy Soelistyo K.P., S.Sos., M.Tr.(Han)., menyatakan bahwa kehadiran Pangdam IV/Diponegoro mendampingi Menhan RI adalah wujud sinergi antara TNI dan Kementerian Pertahanan dalam memastikan program-program strategis berjalan lancar di lapangan.

“Pangdam IV/Diponegoro sangat mendukung upaya Menhan RI dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan infrastruktur irigasi yang modern dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sistem irigasi ini bukan hanya tentang mengairi sawah, tetapi juga tentang menjaga kelestarian lingkungan. Dengan memanfaatkan air bawah tanah, sistem ini membantu mengurangi penggunaan air tanah yang berlebihan, sehingga menjaga keseimbangan alam.

“Dengan adanya sistem irigasi yang baik dan dukungan dari pemerintah, para petani di Kabupaten Gunungkidul diharapkan dapat hidup sejahtera dan mandiri. Sistem ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dan inovasi dapat membantu meningkatkan kehidupan masyarakat dan menjaga kelestarian alam,” pungkas KapendamPangdam  *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Serah Terima Jabatan Kapolda DIY: Irjen Pol Suwondo Nainggolan Serahkan Tongkat Komando kepada Brigjen Pol Anggoro Sukartono

DI YOGYAKARTA

Danrem 072/Pamungkas Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Kodam Baru di Bantul

BERITA NASIONAL

Usai Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Eko Satria Asnan, SE Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

HUKUM/KRIMINAL

Sat Narkoba Polres Langkat Amankan Tiga Tersangka dan 32 Kg Ganja

HUKUM/KRIMINAL

Oknum DPRD Sumba Timur Diduga Hina Pendemo Tolak Tambang Emas, Aktivis: “Cerminan Krisis Adab Wakil Rakyat”

Uncategorized

Alumi SKMA Pekanbaru 1993, Sylva Patria Adakan Reuni 30 Tahun di SMKN Pekanbaru

BERITA NASIONAL

Giat Jumat Curhat di Masjid Muhajirin Desa Mekar Sari, Ini Himbauan Kapolsek Rantau Alai

BERITA NASIONAL

Kasrem 043/Gatam Hadiri Malam Anugerah Unila Be STRONG Tahun 2024, Refleksi Satu Tahun kepemimpinan Rektor Unila