Home / HUKUM/KRIMINAL / PEKANBARU

Selasa, 30 Mei 2023 - 11:09 WIB

Pelaku Penganiaya IRT Tidak Ditangkap, Ada Apa Dengan Polsek Payung Sekaki?

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Kasus pemukulan dan pelecehan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial Nia (38), yang disertai pengrusakan barang kedai yang diduga dilakukan  3 orang pemuda masih berkeliaran dan belum ditangkap Polsek Payung Sekaki, Senin (29/05/2023).

Kepada awak media ini, korban mengaku kecewa dan kesal terhadap pelayanan Polsek Payung Sekaki, karena sudah berulang kali mempertanyakan laporannya melalui Kanit Reskrim, IPDA Asbi Abdul Sani, S.H., bahkan kepada Kapolseknya langsung namun sampai berita ini tayang belum ada kepastian penangkapan terhadap pelaku.

Nia menjelaskan, penyidik dan Kanit berbelit-belit dengan berbagai alasan bahkan terkesan dipaksa untuk berdamai saja sebelum dilakukan penangkapan.

“Alasannya sudah malam lah, alasannya Buser hanya sendirian lah dan yang terakhir katanya anggotanya lagi di luar kota,” kata Nia menirukan alasan pihak Polsek.

Menurut Nia, penanganan kasus yang dilaporkannya itu pada tanggal 20/04/2023 dengan nomor LP/B/113/IV/2023/SPKT/POLSEK PAYUNG SEKAKI/POLRESTA PEKANBARU/POLDA RIAU  sepertinya tidak ditangani dengan serius.

“pelakunya berulangkali terpantau, sudah saya info langsung ke penyidik dan Kanit tapi sampai saat ini pelaku belum ditangkap,” terang Nia.

Lanjutnya, anehnya saat dirinya memberi info keberadaan pelaku kepada penyidik, diduga ada perintah dari Kanit untuk jangan menangkap pelaku.

“Kata penyidiknya saya tanya Kanit dulu, tak lama kemudian kata penyidiknya ada perintah untuk jangan ditangkap dulu pelakunya,” jelas Nia kesal.

Nia pun berharap, semoga slogan No Viral No Justice itu tidak benar dan masih ada polisi yang bekerja sepenuh hati sesuai dengan yang seharusnya.

“Semoga slogan no viral no justice itu tidak benar adanya, dan masih percaya dengan ibu Kapolsek Payung Sekaki,” katanya

“Saya memohon kepada bapak Kapolda Riau, Kapolres Pekanbaru melalui ibu Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nursyafniaty, S.H., untuk memberi saya keadilan, tolong ditangkap orang itu,” lanjut Nia berharap.

Untuk diketahui, kronologi dugaan penganiayaan dan pelecehan terhadap korban berawal pada Rabu (19/04/2023) silam sekitar pukul 22.30 WIB, datang 3 orang pemuda inisial TJ, TP dan RS datang ke warung milik Korban (Nia-red) yang beralamat di jalan Lintas Payung Sekaki.

Awalnya kedatangan ketiga pemuda itu diladeni dan diberi minum oleh korban. Selanjutnya pada pukul 24.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB dini hari, korban selaku  pemilik warung berulangkali meminta ketiga pemuda tersebut untuk pulang karena warungnya tutup. Tetapi, permintaan itu diduga membuat pelaku tersinggung dan  mengeluarkan kata-kata kasar dan memaki korban. Tidak hanya itu, terduga pelaku juga mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh sambil memukul dan menampar korban dihadapan putrinya yang baru berumur 10 tahun.

Kata korban, para pelaku juga merusak beberapa barang di warung miliknya sampai akhirnya aksi ketiga pemuda itu berakhir setelah didengar dan dilerai tetangga.

Akibat peristiwa itu, korban mengaku selain menerima kekerasan fisik juga mengalami kekerasan verbal bahkan psikologis Putrinya yang masih berumur 10 tahun turut terguncang sampai harus dibawa ke Psikologis anak.

Tak terima perlakuan ketiga pemuda tersebut, korban langsung membuat laporan ke Polsek Payung Sekaki untuk diproses secara hukum.

Terkait hal itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri RP Siagian, S.I.K., M.H., yang dihubungi melalui Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nursyafniati saat dikonfirmasi langsung di kantornya, Senin (29/05/2023) sampai berita ini tayang belum berhasil dikonfirmasi. (Tim)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Apel Perdana Ramadhan, Kepala Rutan Pekanbaru Ingatkan Disiplin dan Kepatuhan Jam Kerja Selama Ramadhan

ADVERTORIAL

Pj Walikota Launching Mobil Layanan Cepat LPJU dan Bus TMP Gratis Bagi ASN

HUKUM/KRIMINAL

178 Tersangka Ditangkap Dalam Sepekan Operasi Sikat Toba 2023

DAERAH

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Di Lapangan Komplek Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat

DAERAH

Sudah Hampir 5 Bulan,Jalan Berlobang Belum Juga diperbaiki 

DAERAH

LKD Pekanbaru Laksanakan Penyerahan Dan Pemusnahan Arsip Milik DPKP

DAERAH

‎Tanjak Bertuah dan Pondok Gurih Alas Daun Gelar Jumat Berkah di Masjid Raya Pekan, Lanjutkan Ziarah ke Makam Marhum Pekan

DAERAH

Indonesia Maju Warnai Upacara 17 Agustus di Rutan Pekanbaru,Dengan Tema Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera