Home / BENGKALIS / DAERAH

Kamis, 9 Maret 2023 - 20:33 WIB

Pemkab Bengkalis Optimis Selesaikan Stunting Dan Kemiskinan Ekstrem Melalui Program Bermasa

BENGKALIS | LENSANUSA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengikuti roadshow dalam jaringan (daring) bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Kamis, 9 Maret 2023 di ruang rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis.

Roadshow tersebut, dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto dan dihadiri Menteri PMK Muhadjir Effendy.

Selain Forkopimda Provinsi Riau, Pemkab Bengkalis, kabupaten/kota lainnya se-Provinsi ikut serta dalam roadshow ini.

Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis Bagus Santoso dalam kesempatan tersebut menyampikan keoptimisan Pemkab Bengkalis dalam menyelesaikan stunting dan kemiskinan ekstrem di Negeri Junjungan melalui program Bermasa (bermarwah, maju dan sejahtera) salah satunya Bantuan Keuangan Desa Bermasa 1 Milyar, 1 Desa.

“Bisa kami sampaikan pak Menteri, Pemkab Bengkalis sangat memandang serius masalah ini. Dengan tegas Bupati kami telah menjalankan program Bermasa yang salah satunya 1 milyar 1 desa yang dapat dipergunakan bagi penanganan stunting maupun kemiskinan ekstream,” pungkas Bagus Santoso kala diberikan kesempatan menyampaikan kondisi stunting di Kabupaten Bengkalis.

Kabupaten dengan julukan Negeri Junjungan ini, berdasarkan data terdapat 0,6% atau sekitar 3.400 jiwa penduduk yang masuk dalam kelompok miskin ekstrim.
Sementra terhadap stunting, Kabupaten Bengkalis telah mampu menurunkan angka dari sebelumnya 21,9% ditahun 2021, menjadi 8,4% pada akhir tahun 2022 yang membuat Kabupaten Bengkalis terendah di Provinsi Riau.

“Kami yakin, ketika semua guyub, rukun untuk menyelesaikan stunting seperti Kodim yang menjadi Bapak Asuh Stunting, Kejari, Polres dengan programnya masing-masing, dengan sinergi pusat, pemkab, kecamatan bahkan desa dengan dana Bermasanya. Stunting akan selesai di negeri ini,” kata Bagus Santoso.

Lanjut Wabup Bagus Santoso, selain pemerintah elemen penting lainnya yang harus memiliki peran besar dalam penanganan stunting ialah perusahaan. Dimana Bagus Santoso berharap perusahaan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) nya bisa diberdayakan untuk penanganan stunting.

“Di Provinsi Riau bahkan Kabupaten Bengkalis banyak sekali perusahaan-perusahaan, dengan program CSR seharusnya mereka bisa lebih peduli dan ambil peran untuk kasus stunting,” ucapnya tegas.

Menanggapi Pemkab Bengkalis dengan penanganan seriusnya terhadap stunting, Menteri  Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasinya kepada Kabupaten Bengkalis.

“Mendengar apa yang disampaikan Wakil Bupati, kemampuan Pemkab Bengkalis sangat kami apresiasi. Kami lihat, stunting sudah agak bagus, selanjutnya kami minta Bengkalis agak fokus dalam kemiskinan ekstrem. Termasuk upaya lapangan pekerjaan,” kata Meneteri Muhadjir.

Kemudian Menteri Muhajir mengingatkan, dana desa yang cukup besar agar dipergunakan untuk menangani tiga prioritas yaitu ketahanan pangan, kemiskinan ekstrem, dan penurunan stunting.

Editor: Kynara

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pemko Pekanbaru Gesa Pembangunan TPS Pasar Cik Puan

DAERAH

Wako Pekanbaru Tegaskan Bakal Copot Kepala Sekolah yang Minta Uang Perpisahan

BENGKALIS

Hadiri Penabalan Datuk Seri Setia Amanah Gubri Abdul Wahid, Bupati Kasmarni Ucapkan Selamat dan Tahniah

ADVERTORIAL

HUT ke-26 Kuansing: Bupati Ajak Warga Hadapi Tantangan Zaman dengan Semangat Beradat

DAERAH

Polsek Hulu Kuantan Peringati Isra Mi’raj 2025, Perkuat Iman Dan Ketaqwaan Personel Polri

DAERAH

Pekan Panutan Dan Apresiasi Wajib Pajak KPP Pratama Bangkinang, Pj. Bupati Kampar Himbau Masyarakat Untuk Taat Pajak
Tim Perinaker Kampar Saat Bertemu Manajemen di Kantor Kebun Ratna, Jumat (16/12/2022)

DAERAH

Perinaker Kampar Investigasi Kebun Ratna, Efrinawati : Mengabaikan Hak dan Kewajiban Sanksi Tegas Menunggu

DAERAH

Oknum Satlantas Polrestabes Medan Paksa Pengendara Sepmor Bayar Paja