Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:54 WIB

‎Pernyataan Sikap DPP FJI Atas Tuduhan Pemerasan Terhadap PT Hoki dan Upaya Tuntut Balik

Ustadz Abdorohman Menerima aduan dari para korban yang merasa dirugikan oleh PT Hoki (Foto/Dok DPP FJI)

Ustadz Abdorohman Menerima aduan dari para korban yang merasa dirugikan oleh PT Hoki (Foto/Dok DPP FJI)

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Dewan Pimpinan Pusat Front Jihad Islam (DPP FJI) menyampaikan pernyataan sikap terkait dengan yang tidak berdasar mengenai dugaan tindak pidana pemerasan, yang dilakukan secara bersama-sama oleh FJI dan kliennya Sdr. S salah satu anggota polres Bantul terhadap PT Hoki yang berujung pelaporan di Polda DIY

Para konsumen properti PT Hoki yang menuntut Haknya (Foto Istw)

Panglima Laskar DPP FJI Ustadz Abdurohman kepada wartawan, Minggu (22/2/2026) saat di temui di markas DPP FJI mengatakan pihkanya melayangkan sikap tegas terhadap tuduhan PT Hoki terhadap organisasinya dan kliennya Sdr S.

Penagihan Adalah Upaya Hukum yang Sah

‎DPP FJI menegaskan bahwa seluruh tindakan yang kami lakukan dalam mendampingi Sdr. S berada dalam koridor hukum yang berlaku. Kapasitas kami adalah sebagai Kuasa Hukum yang melakukan penagihan atas hubungan perdata (utang-piutang) yang sah. Tindakan ini merupakan upaya persuasif dan profesional yang dibenarkan oleh undang-undang, bukan sebuah bentuk ancaman maupun pemerasan sebagaimana yang dituduhkan.

‎Wanprestasi dan Pelanggaran Kewajiban oleh PT Hoki

‎Fakta yang terjadi justru sebaliknya. PT Hoki diketahui telah berulang kali mengingkari kewajiban, perjanjian, serta kesepakatan yang telah dibuat, baik kepada klien kami Sdr. S, kepada para konsumen, maupun kepada tenaga kerja. Tindakan PT Hoki yang tidak kooperatif inilah yang memicu adanya upaya penagihan sesuai hak-hak klien kami. Masalah tersebut telah selesai dengan adanya kesepakatan pembayaran oleh PT. Hoki kepada Sdr. S yang dituangkan dalam Surat Kesepakatan Bersama pada tanggal 23 September 2024.

‎Tuntutan Pembebasan Sdr. S

Berdasarkan fakta-fakta hukum di atas, kami menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan pemerasan tersebut adalah upaya kriminalisasi terhadap pihak yang sedang memperjuangkan haknya. Kami menuntut agar Sdr. S segera dibebaskan dari segala tuduhan dan dipulihkan martabatnya, karena segala tindakannya adalah murni dalam rangka menuntut pemenuhan kewajiban perdata.

‎Laporan Balik atas Pencemaran Nama Baik

‎Kami tidak akan tinggal diam terhadap upaya pembunuhan karakter. Hari ini, kami resmi melaporkan PT Hoki atas dugaan Pencemaran Nama Baik terhadap Sdr. S dan FJI sebagai lembaga advokasi dan bantuan hukum. Tuduhan tak berdasar yang dilemparkan PT Hoki telah merugikan reputasi profesional kami.

Laporan Pidana Dugaan Penipuan oleh PT Hoki

‎Selain membela hak Sdr. S, DPP FJI juga telah menerima kuasa dari sejumlah konsumen dan tenaga kerja yang merasa dirugikan oleh manajemen PT Hoki. Oleh karena itu, kami turut melaporkan PT Hoki atas dugaan tindak pidana Penipuan dan/atau Penggelapan terkait hak-hak konsumen dan upah tenaga kerja yang tidak dipenuhi

‎”Kami tidak akan mundur selangkah pun dalam menghadapi upaya intimidasi hukum dari korporasi yang mencoba menghindar dari tanggung jawabnya. Hukum harus ditegakkan untuk membela yang benar, bukan untuk melindungi mereka yang ingkar janji,” ungkap Darohman, *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Pengurus Hipakad DPD DIY Audiensi ke Kodim 0732/Sleman di Sambut Langsung Letkol.Inf Mohammad Zainullah

DI YOGYAKARTA

Haul ke – 15 Mbah Tarjo, Politikus Pejuang Demokrasi

DI YOGYAKARTA

Polres Gunungkidul Gelar Operasi Gabungan Upaya Mencegah Terjadinya Pelanggaran Lalulintas dan Menekan Angka Kecelakaan.

DI YOGYAKARTA

Cegah Konflik Sosial, Tim Sintelad Adakan Binkom di Kodim 0729/Bantul

DI YOGYAKARTA

Kios Pasar Seni Gabusan dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Ratusan Juta

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Terima Kunjungan Tim Pengawas Operasi Itwasum Polri Tinjau Kesiapan Operasi Lilin Progo 2024

DI YOGYAKARTA

Simpang Tiga Piyungan Kembali Terapkan Sistem Buka-Tutup dan Contraflow, Berlaku Hingga Akhir Juli 2026

DI YOGYAKARTA

5 Pos Polisi di Sleman dan Kota Yogyakarta Diserang Orang Tak Dikenal