Home / DAERAH

Kamis, 2 Maret 2023 - 20:50 WIB

Pj. Bupati Kampar Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana 2023

JAKARTA | LENSANUSA.COM – Penjabat (Pj) Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM, menghadiri sekaligus mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Republik Indonesia Tahun 2023. Rakornas tersebut digelar di Jakarta Internasional Ekpo di Provinsi DKI Jakarta, Kamis (2/3).

Rakornas tersebut dibuka Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Keuangan Srimulyani dan Kepala (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. sejumlah Menteri serta seluruh Kepala Daerah, Gubernur, Bupatil/Walikota se-Indonesia dan seluruh Kepala BPBD Provinsi dan Kabupaten.

Dalam keterangan usai mengikuti Rakornas tersebut Pj. Bupati Kampar menjelaskan sesuai arahan dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, satuan kerja yang ada di daerah untuk mengutamakan penganggaran dana khusus untuk penanggulangan bencana, Ia juga meminta kepada Kepala BPBD Kampar untuk memberikan ruang bagi penganggaran dana penanggulangan bencana daerah.

“Penganggaran Bencana daerah sekarang menjadi urusan wajib bagi seluruh kepala Daerah untuk melakukan penganggarannya”ujarnya.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Kampar pada dasarnya yang sering terjadi adalah bencana banjir, mengutip dari pernyataan Presiden RI, jika daerah rawan banjir dan tanah longsor hendaknya jangan membangun didaerah yang rawan banjir tersebut, upaya yang memiliki sejumlah tujuan yakni untuk mengenali risiko, penyadaran akan risiko bencana, perencanaan penanggulangan atau Mitigasi.

Ia juga menyampaikan dengan adanya Rakornas Penanggulangan bencana ini BPBD dan TAPD harus benar-benar fokus dalam upaya penganggarannya, jangan sampai dalam setiap APBD tidak dianggarkan.

“Tim TAPD dan BPBD Kampar harus Fokus dalam penganggaran penanggulangan Bencana daerah ini”ujarnya pula.

Ia juga mengatakan, bahwa anggaran penanggulangan bencana daerah ini sekarang bukan saja berasal dari dana tanggap darurat saja, ditambah dari khusus penganggaran disetiap tahunnya.

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan secara geografis, Indonesia terletak pada zona pertemuan lempeng-lempeng besar dunia yakni Lempeng Eurasia, Indo-Australia, Pasifik, dan Filipina. Kawasan Indonesia memiliki banyak patahan aktif yang mengakibatkan sering terjadinya gempa bumi. Aktivitas tektonik menyebabkan terbentuknya deretan gunung api di sepanjang pulau Sumatra, Jawa-Bali-NusaTenggara, pulau-pulau di sebelah utara Sulawesi-Maluku, hingga Papua. Deretan gunung api Indonesia merupakan bagian dari deretan gunung api Asia-Pasifik.

Presiden juga menyampaikan dihadapan 5000 peserta Rakornas bahwa Kepala Daerah wajib memasukan anggaran penanggulangan bencana daerah disetiap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dimasing-masing daerah, agar dana bukan saja berasal dari dana tanggap darurat saja tetapi juga ada dari APBD.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Bawaslu Rohil Laksanakan Rapat Satu Tahun Menuju Pemilihan Umum 2024

DAERAH

Sat Narkoba Polres Langkat Tangkap Satu Tersangka Miliki Ekstasi

ADVERTORIAL

Penuhi Janji Politik, Berikut Gebrakan 100 Hari Kerja Pertama, Agung Nugroho dan Markarius Anwar

BERITA NASIONAL

Polda Sumut Gelar Rekonstruksi kebakaran Rumah Sempurna Pasaribu

DAERAH

Bupati Kasmarni Hadiri Acara Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional Tahun 2023

BERITA NASIONAL

Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi SRIKANDI, Diskominfotiksan Kota Dumai Gelar Pelatihan Internal

HUKUM/KRIMINAL

Tak Kunjung Ada Tersangka, Alasan Polsek Koto Gasib Dipertanyakan

DAERAH

Karhutla Terkendali, Gubernur Syamsuar Imbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Dibakar