Home / DI YOGYAKARTA

Rabu, 12 Februari 2025 - 16:55 WIB

Polda DIY Menangkap Para Tersangka dan Berhasil Ungkap Praktik Judi Dadu Lewat Siaran Live Tiktok

YOGYAKARTA| LENSANUSA.COM. – Polda DIY mengungkap praktik judi dadu via siaran langsung Tiktok. Dari praktik ini, para tersangka bisa meraup omzet jutaan rupiah per harinya.

Para pelaku judi dadu online yang ditangkap di Gunungkidul menggunakan berbagai trik untuk mencari keuntungan. Salah satunya, para pelaku menggunakan alat khusus berupa remote untuk mengatur angka dadu yang keluar.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan mengatakan, bandar judi dadu online ini menggunakan alat khusus untuk mengatur angka yang diinginkan, untuk meraup keuntungan.

Yang menarik, salah satu bandar yang kita amankan menggunakan alat khusus yakni berupa remote,” ujar Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan dalam jumpa pers di Mapolda DIY, Rabu (12/02/2025).

Ihsan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk stop bermain judi. Selain sanksi pidana yang menanti, permainan judi juga sudah diatur untuk menguntungkan bandar.

“Dengan melihat modus yang sudah disampaikan, sudah stop bermain judi online, karena selain sanksi pidana menanti juga tidak akan menang karena sudah dikondisikan oleh bandar menggunakan remote,” tegasnya.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Slamet Riyanto menjelaskan aksi perjudian dadu yang digelar secara live ini awalnya terkuak dari tindakan patroli siber yang digelar. Mulanya Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda DIY melaksanakan patroli siber .

Dalam patroli tersebut tim menemukan adanya aktivitas akun yang melakukan siaran langsung judi dadu. Setelah ditelusuri aktivitas tersebut berasal dari akun di wilayah Gunungkidul dan Pati Jawa Tengah.

“Kepolisian berhasil  menangkap para tersangka saat sedang melakukan live. Polisi menangkap dua penyelenggara judi dari dua lokasi yang berbeda” terangnya.

Di Gunungkidul polisi meringkus RE (25) tahun, LDP (28), HE (29) sebagai penyelenggara judi dadu. Ketiganya mempunyai peran masing-masing dalam saat judi disiarkan secara live.

“Pertama di Jogja, tersangka tiga orang, bandarnya adalah R dan dua orang anak buahnya  LDP dan HE. Terungkap R adalah pemilik akun, pemilik rekening dan operator juga. Dua orang lainnya, anak buahnya, operator dan mencatat para pemain yang ikut live dan memasang taruhan,” ungkapnya.

Sementara di Pati polisi menangkap W (32), EP (27), NAS (31) dan SR (27) yang juga sebagai penyelenggara judi dadu dengan berbagai peran masing masing tersangka

“Keempat orang tersangka. Bandar W dan tiga orang anak buah. Sama bandar pemilik rekening, operator, pemilik akun dan anak buah tiga orang mencatat dan operator,” tegasnya.

Aktivitas judi dadu live tiktok meraupu omset jutaan rupiah ,dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari alat dadu hingga ponsel untuk menggelar siaran langsung.

Para tersangka terancam dikenai pasal Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang No.1/2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau barang siapa dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi sebagai mana yang dimaksud dalam Pasal 303 ayat 1 KUHP, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar rupiah.* SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Dalam Rangka Mempererat dan Menjaga Silaturahmi,Grib Jaya Bantul Gelar Pertemuan Rutin

DI YOGYAKARTA

Hari Palang Merah Indonesia Tahun 2025, Perjalanan 80 Tahun

DI YOGYAKARTA

Perkuat Mitigasi Bencana , Polres Bantul Gelar Pelatihan Damkarmat

DI YOGYAKARTA

Momentum Sumpah Pemuda, Kapolda DIY Serahkan Penghargaan Pemuda Berprestasi

DI YOGYAKARTA

Bus Hilang Kendali, Tabrak tiga Motor di Jalan Jogja-Wonosari Piyungan

DI YOGYAKARTA

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Agung Manunggal Bantul Bersholawat

DI YOGYAKARTA

Resmikan TPS3R di Potorono, Bupati ; Komitmen Pemerintah untuk pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0729/Bantul Tahun 2025 “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”