BANTUL | LENSANUSA.COM. – Warga Dusun Jambumete, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, digegerkan dengan penemuan sesosok pria paruh baya yang meninggal dunia di aliran Sungai Bedog, Jumat (10/7/2026) malam. Korban diketahui berinisial S (61), warga Kapanewon Sewon.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan laporan penemuan jenazah diterima polisi sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas piket Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Kasihan I langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Polres Bantul dan petugas medis segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban serta olah TKP,” kata Rita.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu bermula saat seorang warga sedang membakar tembikar di sekitar lokasi. Tidak lama kemudian, tiga orang yang tidak dikenal datang menanyakan arah menuju Sungai Bedog dengan alasan hendak menyentrum ikan.
“Saat salah seorang dari mereka menyorotkan senter ke arah sungai, terlihat seseorang dalam posisi telungkup di aliran sungai. Temuan itu kemudian diberitahukan kepada warga sekitar,” ujar Rita.
Warga yang menerima informasi tersebut kemudian menghubungi Kepala Dukuh Kalipucang. Bersama warga lainnya, kepala dukuh mendatangi lokasi dan memastikan adanya seorang pria dalam kondisi tidak bergerak sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu kepada Polsek Kasihan.
Tim Inafis Polres Bantul bersama tenaga medis selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap jenazah di lokasi.
“Hasil olah TKP dan pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal bukan akibat tindak pidana,” jelas Rita.
Dari hasil penelusuran, identitas korban diketahui sebagai S (61), seorang buruh asal Padukuhan Pendowo, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon. Pihak keluarga yang datang ke lokasi mengungkapkan korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan telah meninggalkan rumah sejak Kamis (9/7/2026) malam.
“Keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat epilepsi dan sempat meninggalkan rumah sehari sebelum ditemukan. Setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutur Rita.
Polisi memastikan penanganan peristiwa tersebut telah selesai dilakukan sesuai prosedur. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. *SY.















