Home / DI YOGYAKARTA

Kamis, 6 November 2025 - 12:54 WIB

Wujud Kebersamaan TNI dan Rakyat, Danrem 072/Pamungkas Tutup TMMD ke-126 di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL | LENSANUSA.COM. –  Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M. menutup secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun 2025 Kodim 0730/Gunungkidul, bertempat di Rest Area Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (6/11/2025).

Upacara penutupan berlangsung khidmat bertindak sebagai Inspektur Upacara Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo sedangkan Kapenrem 072/Pamungkas Mayor Inf Suwito bertindak selaku Komandan Upacara.

Danrem 072/Pamungkas dalam membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat di pedesaan.

“Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa. Semangat inilah yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujar Brigjen Bambang.

Program TMMD ke-126 dilaksanakan selama 30 hari, sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025, berlokasi di Dusun Candi, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembangunan rabat beton jalan sepanjang 950 meter, talud jalan 489 meter, rehab 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehab mushola, serta pembuatan 5 unit sumur bor yang tersebar di beberapa padukuhan wilayah Candirejo.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyentuh aspek nonfisik melalui kegiatan penyuluhan dan pembekalan masyarakat. Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, kamtibmas, pencegahan narkoba dan judi online, penanggulangan bencana, kesehatan hewan, pemberdayaan UMKM, hingga pencegahan stunting. Tidak hanya itu, juga digelar pelayanan kesehatan gratis, donor darah, pengobatan mata, bazar sembako murah, serta kegiatan penghijauan yang diikuti antusias oleh warga.

Danrem 072/Pamungkas menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah rakyat. TNI tidak hanya bertugas menjaga pertahanan, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup dan kemandirian.

Usai upacara penutupan, Danrem bersama rombongan meninjau bazar UMKM lokal, menyerahkan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat, serta melihat langsung hasil pembangunan TMMD di Dusun Candi. Senyum bahagia terpancar dari wajah warga, terutama para penerima bantuan rumah yang kini dapat menempati hunian lebih layak dan sehat.

Melalui TMMD ke-126 Tahun 2025, TNI dan rakyat kembali membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan masih menjadi pondasi kuat dalam membangun negeri. Dari desa yang sederhana, lahir karya nyata yang bermakna besar bagi masyarakat dan masa depan bangsa.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Aslog Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Kav Sungudi, Danlanal Yogyakarta Kolonel Mar Hafids Indarwan, Kasiter Kasrem 072/Pamungkas Letkol Inf Andi Sinrang, Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Roni Hermawan, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Serah Terima Jabatan Pejabat Utama Polda DIY, Salah Satunya Kapolres Bantul

DI YOGYAKARTA

Antisipasi Balapan Liar dan Kejahatan Jalanan Polres Gunungkidul Tingkatkan Patroli Rutin

DI YOGYAKARTA

Bungkam PSPS skor 2-1, PSIM Yogyakarta Promosi Liga 1

DI YOGYAKARTA

Pejalan Kaki Sempat Hilang Usai Terperosok Masuk Gorong-gorong di Jalan Wates, Akhirnya Ditemukan

DI YOGYAKARTA

Ini Motif Pelaku Pembacokan Remaja di SPBU Kretek Bantul

DI YOGYAKARTA

Pemkab Bantul Terima Bantuan Ratusan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Kepala DKPP : Perkuat Sektor Pertanian untuk Menjadi Pilar Utama Dalam Pembangunan Daerah

DI YOGYAKARTA

Digelar di Petilasan Sultan Agung, Ruwatan Ageng di Bantul Doakan Keseimbangan Alam dan Keselamatan Pemimpin Bangsa

DI YOGYAKARTA

Pemkab Bantul Ajukan Penolakan Nama Parangtritis Jadi Merk Dagang Miras