Home / DAERAH / KUANTAN SINGINGI

Senin, 8 Mei 2023 - 20:15 WIB

TERKAIT PENYAKIT NGOROK, PLT BUPATI INTRUKSIKAN DISBUNNAK TURUN LAPANGAN

KUANTAN SINGINGI  | LENSANUSA.COM – Maraknya hewan ternak warga yang mati akibat Penyakit Ngorok atau Septicamia Epizootica ( SE) , di Kopah kecamatan Kuantan Tengah membuat Plt Bupati Kuansing Drs H Suhardiman Amby mengambil langkah cepat.

Saya sudah intruksikan Kadis Perkebunan dan Peternakan untuk terjun langsungke TKP, hari ini juga , tegas H Suhardiman Amby, Senin 8/5/23.

Sementara Plt Kadis Perkebunan dan Peternakan, Andriyama Putra, S. Hut MSi melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh. Asrul, MSi menjelaskan memang kini Kuansing daerah endemis atau daerah tertular.

Meski demikian, pihaknya sudah melakukan antisipasi sejak Januari lalu. Hingga kini sedikitnya 800 hingga seribu  ternak warga di 6 kecamatan yang sudah di vaksin.

Sementara untuk kejadian di Kopah, kendala nya di lokasi tersebut merupakan kerbau liar dan susah untuk di vaksin. Walau demikian, kita akan terus memberikan pemahaman kepada warga, agar melakukan vaksin secara berkala, ujar Asrul.

Ini penting, karena vaksin merupakan jalan satu satunya untu mengantisipasi penyakit ini, jelas Asrul.

 

Editor: Kynara

Share :

Baca Juga

PEMERINTAH

Bupati Bistamam Prioritaskan Pendidikan di Rohil, Gratiskan Seragam Sekolah

DAERAH

Bocah 4 Tahun Nadit akhirnya Ditemukan, Keluarga dan Masyarakat Tanjung Bungo Mengucapkan Terimakasih Kepada Tim Gabungan Dan Pemda Kampar

DAERAH

Pasutri di Tanjung Kemala Pugung Tewas Dibacok Tetangga, Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Kejiwaan 

DAERAH

Gubernur Riau ajak Pengurus Ponpes Darussalam Bantu Pemerintah Cegah Narkoba

DAERAH

Si Dokkes Polresta Bandar lampung berikan Pelatihan BHD Bagi Siswa Latja

BENGKALIS

DPRD Bengkalis Gelar Sidang Istimewa Paripurna Sempena Hari Jadi Bengkalis Ke – 512

DAERAH

Peringati HUT Bhayangkara Ke-77, Eva Dwiana Minta Polresta Bandar Lampung Atasi Geng Motor

DAERAH

Berkah Bulan Ramadhan, Rutan Siak Kembali Panen Pisang dan Sawi Hasil Budidaya Warga Binaan