Home / DI YOGYAKARTA / HUKUM/KRIMINAL

Selasa, 14 Januari 2025 - 12:01 WIB

Terungkap ! Modus Tersangka Ajak Korban Nonton Video Porno, Pria di Bantul Perkosa Adik Ipar Yang Masih dibawah Umur

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Polisi mengungkap modus pria inisial ETS Alias Gebol  (33) saat memperkosa adik iparnya inisial AFN (15) di rumah mertuanya di Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul, yakni mengajak korban melihat video porno sebelum melakukan pemerkosaan .Setelah menyetubuhi korban, tersangka mengancam untuk tidak melaporkan kepada orang tuanya.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Dian Pornomo, mengatakan dari pemeriksaan ternyata korban awalnya tiduran di kamar dengan kondisi pintu tertutup, Senin (30/12/2024) sekitar pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, ETS membuka pintu kamar korban.

“Setelah masuk ke kamar korban, tersangka membuka situs porno menggunakan smartphone miliknya dan mengajak korban menonton bersama dengan kata-kata ‘nonton iki wae’ (nonton ini saja) dan korban tidak menjawab,” katanya kepada wartawan, Senin (13/1/2025).

Karena tidak mendapatkan respons korban, tersangka tiba-tiba langsung menunjukkan video porno kepada korban. Bahkan, setelah itu tersangka memaksa korban untuk berhubungan badan.

“Korban lalu menunjukkan video porno yang isinya video laki-laki perempuan telanjang sedang melakukan hubungan badan. Setelah itu pelaku melakukan persetubuhan dengan korban,” ucapnya.

Dalam aksinya, ETS disebut mengancam akan membawa pergi anaknya jika korban (adik iparnya) tidak menuruti kemauannya.

Meski demikian, korban tak terpengaruh dengan ancaman itu, Korrban menceritakan kejadian ini kepada kedua orang tuanya, dan pamannya.

Pamannya langsung melaporkan ke Polsek Bambanglipuro, dan diteruskan ke Unit PPA Satreskrim Polres Bantul, Tersangka ETS  kemudian ditangkap polisi.

“Visum sudah kita pegang, itu yang jadi salah satu bukti menetapkan tersangka,” kata Dian

ETS disangkakan Pasal 81 Ayat (1), (2) Undang-undang (UU) RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No.1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UURI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak

“Untuk ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” kata Dian. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Sesosok Mayat ditemukan di Bebatuan Sungai Progo Kalibawang , diketahui Warga Magelang

DI YOGYAKARTA

Dandim 0729/Bantul Hadiri Syukuran HUT Ke-74 Kopassus di Bantul

HUKUM/KRIMINAL

Pelaku Curanmor Ditangkap Tim Opsnal Polsek Bukit Raya Usai Buron 9 Bulan

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

DI YOGYAKARTA

Prajurit Korem 072/PMK terima sosialisasi operasi Gaktib dan Yustisi dari Sub Denpom IV/2 Yogyakarta

HUKUM/KRIMINAL

Perkuat Koordinasi, Karutan Labuhan Deli Temui Stakeholder di Belawan

DAERAH

Kepala SMAN 1 Rohul Ditangkap Atas Dugaan Korupsi Dana BOS

BERITA NASIONAL

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Kunjungan Menhan Ceck Lokasi Proyek Irigasi Pengairan Lahan Pertanian Di Gunungkidul