BANTUL | LENSANUSA.COM. – Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Sendangsari, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Selasa (13/10/2026).
Upacara yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun dari Desa” tersebut dipimpin oleh Afif Umahatun, S.H., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Bantul. Kegiatan diikuti sekitar 300 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah kalurahan, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 072 PD XXVI/Mataram Ny. Dhieta Yuniar, Kasdim 0729/Bantul Mayor Cba Suryadi, unsur Forkopimda Kabupaten Bantul, jajaran Korem 072/Pamungkas dan Kodim 0729/Bantul, serta tokoh masyarakat setempat.
Program TMMD Reguler ke-130 dilaksanakan sebagai bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan wilayah perdesaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga melalui pembangunan fisik dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Pada sasaran fisik, TMMD kali ini mencakup pengerasan jalan sepanjang 200 meter, pembangunan jalan cor beton sepanjang 290 meter, pembangunan talud sepanjang 800 meter, pembangunan gorong-gorong sepanjang 2,7 meter, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain pembangunan fisik, TMMD Reguler ke-130 juga menyelenggarakan kegiatan nonfisik melalui penyuluhan wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peningkatan kapasitas serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan, bahaya penyalahgunaan narkoba, dan moderasi beragama.
Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, mencegah penyalahgunaan narkoba, menghargai perbedaan, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal. Dengan demikian, manfaat TMMD tidak hanya dirasakan selama pelaksanaan program, tetapi juga dapat mendukung kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Afif Umahatun, S.H., menyampaikan apresiasi atas pengabdian TNI yang terus hadir bersama masyarakat, termasuk melalui program TMMD. Menurutnya, TMMD bukan sekadar pembangunan sarana dan prasarana, melainkan juga sarana mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Ia menegaskan bahwa pembangunan desa perlu dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat agar potensi lokal dapat dimanfaatkan secara optimal. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta memelihara hasil pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong, pembangunan yang dilaksanakan diharapkan mampu mendorong kemajuan kalurahan, memperkuat kemandirian masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan TMMD dari Pemerintah Kabupaten Bantul kepada Lurah Sendangsari, penyerahan bantuan sembako kepada perwakilan warga serta peninjauan lokasi sasaran TMMD. *SY.















