Home / DI YOGYAKARTA

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:41 WIB

Tragis! Lansia Tewas Ditabrak Motor Saat Menyeberang Jalan Yogya – Wates Sedayu

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bantul. Seorang pejalan kaki lanjut usia (lansia) dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah ditabrak oleh sebuah sepeda motor di Jalan Yogya-Wates, tepatnya di Dusun Bandut Lor, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) pagi sekitar pukul 05.10 WIB. Kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi AB-2876-WR yang dikendarai oleh seorang pelajar berinisial AF (20), warga Danurejan, Kota Yogyakarta, dengan seorang pejalan kaki bernama ST. Siti Wuryanti (73), warga Perum Pelita Sedayu.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya insiden kecelakaan maut yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat kondisi jalanan masih relatif sepi di pagi hari.

“Benar, kami telah menerima laporan terkait kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia yang terjadi di wilayah Sedayu pagi tadi. Kecelakaan ini melibatkan seorang pengendara sepeda motor yang berstatus pelajar dan seorang pejalan kaki yang merupakan warga setempat,” kata Iptu Rita Hidayanto saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).

Kronologi Kejadian

Iptu Rita memaparkan bahwa insiden ini bermula ketika sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai oleh AF (20) melaju dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan sedang. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul korban yang hendak menyeberang jalan dari arah utara menuju ke selatan.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi di lapangan, kecelakaan lalu lintas ini bermula ketika pengendara motor melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, ada pejalan kaki yang sedang menyeberang dari arah utara ke selatan,” ujar Rita.

Oleh karena jarak yang sudah terlanjur dekat, pengendara sepeda motor tersebut diduga terkejut dan tidak sempat melakukan pengereman. Akibatnya, benturan keras antara kendaraan roda dua itu dengan tubuh korban tidak dapat dihindarkan lagi.

“Karena jarak antara sepeda motor dan pejalan kaki sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor Yamaha Aerox tersebut tidak bisa menghindar lagi. Seketika itu juga langsung terjadi kecelakaan lalu lintas yang cukup fatal di lokasi tersebut,” tutur Rita menambahkan.

Korban Meninggal di Tempat

Akibat hantaman keras tersebut, korban ST. Siti Wuryanti (73) mengalami luka robek dan cedera kepala berat yang sangat fatal. Berdasarkan pemeriksaan medis di lokasi, wanita lansia tersebut dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.

“Akibat dari benturan yang sangat keras, korban pejalan kaki mengalami cedera kepala berat dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah dievakuasi oleh warga dan petugas, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul,” jelas Rita.

Sementara itu, pengendara motor berinisial AF (20) juga mengalami luka-luka yang cukup serius akibat terjatuh dari kendaraannya. Pelajar tersebut mengalami cedera kepala ringan, luka sobek pada pipi kanan, dua gigi patah, memar sobek pada bibir atas, serta luka lecet di kedua tangan dan kakinya.

“Untuk pengendara sepeda motor sendiri mengalami luka-luka, di antaranya cedera kepala ringan, gigi patah, serta beberapa luka sobek dan lecet di bagian wajah dan ekstremitas. Pengendara langsung dilarikan ke Sedayu General Hospital guna mendapatkan perawatan dan pengobatan lebih lanjut,” kata Rita.

Diduga Kurang Konsentrasi

Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material. Sepeda motor Yamaha Aerox milik pelaku mengalami kerusakan pecah dan hancur pada bodi depan samping kanan serta setang yang dalam kondisi sender dengan taksiran kerugian mencapai Rp 300.000.

Berdasarkan kesimpulan sementara dari pihak kepolisian, kecelakaan maut ini diduga kuat terjadi akibat kelalaian dari pengendara sepeda motor. Pengendara dinilai kurang berhati-hati dan tidak fokus saat memacu kendaraannya di jalan raya.

“Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh kurang hati-hatinya serta kurangnya konsentrasi dari pengendara sepeda motor pada saat berkendara di jalan raya,” tegas Rita.

Menutup keterangannya, Iptu Rita mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan fokus saat berkendara, terutama di titik-titik rawan penyeberangan jalan demi mencegah terulangnya kejadian serupa. Pihak Polsek Sedayu pun telah mengamankan barang bukti dan melakukan olah TKP untuk proses penyelidikan lebih lanjut.*SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Charity KBS di Museum Soeharto, Tebarkan Kebaikan untuk Yatim

DI YOGYAKARTA

Lagi, Wisatawan Terseret Rip Current Pantai Parangtritis

DI YOGYAKARTA

Kapolres Bantul Ucapkan Terima Kasih ke Warga Bantul, Kegiatan Malam Tahun Baru Islam Tertib dan Aman

DI YOGYAKARTA

Perkuat Mitigasi Bencana , Pemuda Panca Marga (PPM) Bantul Melakukan Penanaman 1000 Pohon di Selopamioro

DI YOGYAKARTA

Terimakasih Respon Cepat Relawan Cakrawala, Tagana,dan TRC BPBD Bantul.

DI YOGYAKARTA

Agustus 2024 Angka Kecelakaan Lalu Lintas Masih Tergolong Tinggi, PMI Bantul Tangani 150 Kasus.

DI YOGYAKARTA

Gelar Aksi, P3SRS Apartemen Malioboro City Sambangi Kantor Gurbernur DIY Kepatihan

DI YOGYAKARTA

Arus Balik H+7, Tercatat 55.854 Kendaraan Masuk DIY