Home / DAERAH / PEKANBARU / PENDIDIKAN

Selasa, 15 April 2025 - 20:31 WIB

Unilak Kukuhkan Tiga Guru Besar, LAMR Diminta untuk Menepuktepungtawari

Oplus_131072

Oplus_131072

PEKANBARU| LENSANUSA.COM – Universitas Lancang Kuning (Unilak) secara resmi mengukuhkan tiga orang guru besar dalam sidang senat terbuka. Pengukuhan guru besar digelar pada Selasa (15/04), bertempat di Gedung Pustaka Unilak.

Momen bersejarah ini tidak hanya menjadi tonggak pencapaian akademik, namun juga dirangkaikan dengan prosesi adat Melayu, berupa pemasangan tanjak oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (Ketum MKA), Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, dan tepuk tepung tawar.

Ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah:

1. Prof. Dr. Fahmi, SH, MH, Guru Besar dalam bidang Hukum Bisnis. 2. Prof. Dr. Arizal N, SE, MM, Guru Besar dalam bidang Pemasaran Jasa dan E-Commerce. 3. Prof. Dr. Adolf Bastian, SPd, MPd, Guru Besar dalam bidang Manajemen Pendidikan.

Pengukuhan ketiganya ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia masing-masing dengan nomor:

137469/M/07/2024 untuk Prof. Dr. Fahmi, SH, MH. Nomor 140607/M/07/2024 untuk Prof. Dr. Arizal N, SE, MM, dan Nomor 14145/M/07/2024 untuk Prof. Dr. Adolf Bastian, SPd, MPd.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Melayu dan wujud sinergi antara dunia akademik dan adat, prosesi tepuk tepung tawar dilaksanakan dalam upacara tersebut. LAMR menilai keterlibatan adat ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat jati diri ke-Melayu-an di lingkungan pendidikan tinggi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap Unilak atas pencapaiannya. “Ini bukan hanya peristiwa akademik, tetapi juga momen budaya yang memperlihatkan bahwa ilmu dan adat bisa berjalan beriringan. Kami bangga, dan berharap Unilak terus menjadi pelopor dalam merawat budaya Melayu di ranah akademik,” ujar Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

Rektor Unilak, Prof. Dr. Junaidi, menegaskan bahwa pengukuhan guru besar yang dibalut dengan nuansa budaya adalah komitmen kampus dalam mewujudkan visi sebagai universitas berbasis budaya Melayu.

Acara ini dihadiri oleh sivitas akademika Unilak, pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, dan keluarga besar ketiga guru besar yang dikukuhkan. Pengukuhan ini menjadi inspirasi bagi para akademisi muda untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan budaya.**

 

Sumber: LAMR

Editor: Andi Champay

Share :

Baca Juga

DAERAH

Dugaan Gelper Judi Milik Oknum Owner Media, Disebut Mencapai 12 Tempat

DAERAH

Ratusan Petani Dari Desa Pantai Raja dan Bangun Sari, Kompak Usir dan Tahan Alat Berat Milik Hanafi Cs.

DAERAH

Dirlantas Polda Riau Dampingi Kapolda Riau lepaskan Peserta Mudik Gratis Kebangsaan Polda Riau Bersama Cipayung Plus.

DAERAH

Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Gelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja 

DAERAH

Polres Lamtim Gelar Penilaian Lomba Satkamling

PARIWISATA

DISPORAPAR Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata

DAERAH

DPW GNRI Provinsi Riau Berikan Mandat kepada Didi Damhuri sebagai Ketua GNRI Kabupaten Inhil – tembilahan periode 2024 – 2029

ADVERTORIAL

Warga Antusias Meriahkan HUT Kuansing ke-26