Home / BERITA NASIONAL / HUKUM/KRIMINAL

Selasa, 28 November 2023 - 20:14 WIB

Kejari Sidoarjo Sita Uang MIliyaran Rupiah Terkait Kasus Tipikor

SIDOARJO | LENSANUSA.COM – Pada Hari ini selasa Tanggal 28 November 2023 bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo telah dilakukan penyitaan uang tunai sebesar Rp. 1.849.838.115,- (satu milyar delapan ratus empat puluh sembilan juta delapan ratus tiga puluh delapan ribu seratus lima belas rupiah).

Uang tersebut diserahkan oleh pihak Perumda “DELTA TIRTA” Sidoarjo Kepada Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Sidoarjo yang bersumber dari uang pengembalian Atas perkara Tindak Pidana Korupsi Kegiatan PASBA ( Pasang baru) pada Perumda Delta Tirta Sidoarjo Tahun 2012-2015.

Kasus ini bermula adanya perjanjian kerja sama antara PDAM “Delta Tirta” dengan KPRI (Koperasi Pegawai Republik Indonesia) “Delta Tirta”. Untuk pekerjaan Pengadaan Pemasangan Baru (PASBA) Sambungan Langganan Tahun 2012 – 2013, 2014 dan 2015. Dalam salah satu pasal disebutkan “Pihak Kedua melaksanakan pekerjaan sambungan Langganan

Setelah menerima pemberitahuan lewat program CORE (Computerized Registation), atau program lainnya atau lewat data elektronik yang tersedia dan dapat digunakan sebagai dasar / acuan pemasangan sambungan langganan atau sebagai Surat Perintah Kerja (SPK). Bahwa Seksi Pasang Baru telah menerima daftar pelanggan pasang baru dari Cabang PDAM bukan dari sistem CORE (Computerized Registation). Dalam pemasangan,

Berita Acara Pemasangan dibuat secara manual bukan diambil dari CORE (Computerized Registation). Pemasangan didasarkan atas daftar yang telah dikirimkan oleh Cabang PDAM. Nama Pelanggan tidak tercantum dalam sistem CORE (Computerized Registation) maupun di KPRI karena belum melakukan pembayaran.

Setelah melakukan pemasangan diluar sistem CORE (Computerized Registation), Pihak KPRI melakukan penagihan sebanyak 6 (enam) kali dengan surat permohonan pembayaran pemasangan sambungan baru (PASBA) PDAM Sidoarjo kepada Direktur Utama PDAM sebanyak 7.342 (tujuh ribu tiga ratus empat puluh dua) PASBA sebesar Rp. 5.726.760.000,00 (lima milyar tujuh ratus dua puluh enam juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah), yang selanjutnya uang tersebut dikelola oleh KPRI secara melawan hukum.

Kegiatan penyitaan ini dilakukan selain bertujuan untuk kepentingan pembuktian juga sebagai Upaya Pemulihan Kerugian Keuangan Negara. Yang nantinya uang tersebut akan diperhitungkan sebagai uang pengganti atas kerugian yang timbul akibat perbuatan tindak korupsi tersebut.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Bantul Tahun 2025 Berlangsung Khidmat, Bupati : Teguhkan Jiwa Merah Putih!

DAERAH

Merasa kebal Hukum dan di ” Backing ” oleh oknum wartawan,Gudang FG dijalan melati beraksi.

HUKUM/KRIMINAL

Waspada Modus Pemerasan Video Pornografi Digital

POLITIK

Polres Langkat Mengamankan Penerimaan dan Penyimpanan Logistik Kotak Suara Pemilu 2024

HUKUM/KRIMINAL

3 Wartawan Diusir Sekretaris PUPR, FJP Beri Dukungan Moral Terhadap Wartawan yang Diusir

DI YOGYAKARTA

Tragis ! Usai Pesta Miras, 2 Sahabat Terlibat Duel Maut Satu Tewas Kena Sabetan Pedang

DI YOGYAKARTA

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran Bantul DIY, Proyek Strategis Jalur Lintas Pantai Selatan

DAERAH

Korban Hanyut Ditemukan, Wakil Bupati Labuhanbatu Langsung Temui Tim SAR