Home / DAERAH / PEKANBARU / SOSIAL BUDAYA

Selasa, 2 Juli 2024 - 20:20 WIB

Tokoh Melayu Dilecehkan, 23 Organisasi Melayu Di Riau Turun Gunung 

 

LENSANUSA.COM |PEKANBARU –Bertempat di Kedai Kopi Selat Panjang, Jalan Sisingamangaraja No.166 Kota Pekanbaru, Seluruh Organisasi Kemelayuan berjumlah 23 Organisasi yang ada di Provinsi Riau berkumpul untuk menyatakan sikap tegasnya terkait dengan apa yang disampaikan oleh Kordinator Jaringan Masyarakat Batak Riau, Anas Panjaitan yang beberapa waktu yang lalu membuat pernyataan di media. Pernyataan Anas Panjaitan tersebut berpotensi besar mengundang konflik Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). Selasa (2/7/2024)

Dari pantauan awak media, sejumlah Ketua ataupun Panglima Organisasi Melayu dan beberapa Tokoh Masyarakat Riau Menyatakan Sikapnya dihadapkan Awak media yang hadir. Acara berlangsung mulai pukul 14.00 – 16.30 WIB.

Pernyataan tegas 23 Ketua ataupun Panglima Serta Tokoh Masyarakat Riau tersebut antara lain :

1. H. Syamsuar adalah tokoh masyarakat riau dan juga jelas dari alur keturunan Datuk Tanah Datar dan Datuk Kampar,jgn beliau di sudutkan di Framing seolah² beliau memang terlibat dalam kasus-kasus yang di sudutkan.

2. Terkait 2 pernyataan oknum Anas Panjaitan dengan Koordinator Jaringan Batak Riau dan Sahala Pohan Koalisi Masyarakat Batak Indonesia yang membawa- bawa suku Batak.

ini Rumah Kami Tanah Melayu yang ramah dan menghormati kepada saudara- saudara Kami yang datang kesini kepada semua Suku, Jangan karena ada kepentingan salah se seorang yang menjabat bersuku Batak yang berkeinginan ikut bertarung Di Pilgubri sehingga Negeri Melayu di usik, hal ini membuat puak puak Melayu Geram dan akan menyebabkan situasi yang tidak kondusif dengan laporan dugaan dugaan yg mengada ada.

Jangan buat kegaduhan di Bumi Melayu yang sudah damai dan tentram, ini oleh keinginan individu atau kelompok, sehingga kegaduhan di ciptakan

3. Kami Puak Melayu tak akan mundur selangkah pun dan Kami Anak Melayu dari setiap sudut Negeri ini akan tumpah ruah ke jalan apabila pola pola yang tidak baik dalam Pilgubri ini di kemas oleh kelompok kelompok tertentu yang ingin berkuasa merusak kedamaian Negeri Riau yang bertamadun dan beradab ini.

4. kami minta aparat terkait mejadikan atensi kepada oknum yang sudah membuat gaduh dan berupaya memecah- belah Anak Melayu dan Masyarakat riau.

Oknum- oknum yang kami sebut di atas agar segera meminta maaf secara terbuka kepada Masyarakat Riau dan anak jati melayu sehingga Riau tetap dalam keadaan yang kondusif.

5. Kami meminta agar supaya Masyarakat Riau agar berpikir cerdas dan tidak termakan isu/ framing yang belum tentu Kebenarannya, Kita Sebagai Puak-puak Melayu selalu Mengedepankan sopan santun adab dan beradat.

 

MELAYU BANGKIT, MELAYU BERSATU, MELAYU BERGERAK

 

Editor:Andi Champay 

Share :

Baca Juga

DAERAH

DPRD Rohul Adakan Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Perubahan

DAERAH

Lagi-Lagi Jaringan Internet Buruk di Nias Barat

DAERAH

Gubernur Riau Minta Bupati Kuansing Gesa Penyerapan APBD

DAERAH

Antusias Masyarakat Semakin Meningkat Mengikuti CFD di Simpang 6

BENGKALIS

Kepala BPK RI Perwakilan Kunker Riau ke Kabupaten Bengkalis

BERITA NASIONAL

ASN Pemko Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Program Taspen

DAERAH

Pasien Kecewa Lampu Berkali-Kali, Diduga Genset RS Sansani Tak Layak Pakai

DAERAH

FR Bandar Narkoba di Kampung Baru Ditangkap Polisi Beserta 3 Rekannya