Home / DI YOGYAKARTA / PARIWISATA / Uncategorized

Selasa, 9 Juli 2024 - 06:44 WIB

Pembangunan Fasilitas Destinasi Wisata Bukit Panggul Sidomulyo Mangkrak Dan Kumuh

 

BANTUL | LENSANUSA.COM. –  Kawasan Bukit Pangul yang berada di wilayah dusun Ngajaran Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul nampak mangkrak dan tak tak terawat.

Kawasan bukit Pangul yang awalnya bakal jadi obyek wisata alam yang diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar itu sampai saat ini bahkan kondisinya tak terurus.

Ditemui awak media, mantan Lurah Sidomulyo, Edi Murjito yang saat ini juga menjabat sebagai anggota Badan musyawarah Kalurahan (Bamuskal) mengungkapkan, awal mula pembangunan Obyek Wisata Bukit Pangul merupakan usulan masyarakat.

“Untuk Masterplan rencana keseluruhan pengembangan obyek wisata, termasuk pengaturan jalan, taman, kolam renang dan fasilitas umum belum kami buat,” ungkap Edi, Senin (08/07/2024).

Sementara itu site plan gambar rinci yang menggambarkan tata letak dan lokasi masing-masing unit atau bangunan yang ada didalam lokasi obyek wisata sampai sekarang juga belum ada.

“Sedangkan untuk izin penggunaan lahan Tanah Sultan Ground sudah ada rekomendasi dari dinas terkait pada waktu itu untuk pembangunan fisik seperti aula, gapura,kolam renang,akses jalan semua sudah ada di Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Kalurahan (RAPBKAL) sejak tahun 2019 sampai 2022,” jelasnya.

Lebih lanjut Edi mengatakan, Ia sangat menyayangkan pengerukan dan pembongkaran gapura yang tidak pernah koordinasi dengan Bamuskal maupun dengan pamong yang lain. Apalagi ada bantuan dari BKK Danais namun sampai saat ini belum ada pekerjaan.

Sementara itu, Totok yang juga mantan ketua TPK menyampaikan bahwa pada saat pengerukan bukit Pangul waktu itu tanah uruknya juga ada yang di jual,sedangkan proses pengerjaan pengerukan juga menyisakan hutang pada pihak penggarap.

Sedangkan terkait adanya kolam renang yang sudah terlihat prasasti peresmian kolam renang pada tahun 2022, namum  saat ini kondisi kolam renang tersebut tidak layak dan terlihat belum jadi.

“Sebenarnya itu sudah dianggarkan tetapi sampai sekarang belum dilaksanakan oleh lurah yang baru,” katanya.

Terpisah, Ngadi salah satu warga dusun Ngajaran Sidomulyo  menuturkan kondisi di Bukit Pangul saat ini terlihat mangkrak tanpa ada kejelasan kelanjutannya.

“Waktu akan melakukan pengerukan akses jalan, sudah berembug dan warga juga merelakan sebagian tanahnya untuk pelebaran jalan. Sedangkan hasil pengerukan tanah di bebaskan bagi warga yang membutuhkan,dan hanya mengganti ongkos transport secara sukarela saja atas inisiatif  warga tuturnya.

Lurah Sidomulyo Susanto saat di hubungi awak media di rumahnya menyampaikan, Obyek wisata Obyek Wisata Bukit Pangul tetap  akan kita lanjutkan tapi nunggu surat kekancingan panitikismo Keraton Ngayogyokarto dan ijin fungsi lahan dari dari Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X

“Kita akan tetap bekerja sesuai Regulasi dan aturan yang ada di Negara kita”ucapnya.

Susanto juga minta maaf pada masyarakat Sidomulyo,bila sampai saat ini belum bisa melanjutkan pembangunan di Obyek Wisata Bukit Pangul,karena tanah lokasi merupakan Tanah Sultan Ground dan kita belum mengantongi izin dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sedangkan pembangunan Obyek Wisata Bukit Pangul tidak ada masterplan, ujarnya. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Wanita Asal Godean Tewas Tertemper Kereta Api di Perlintasan Tegal Ijo Bantul

DI YOGYAKARTA

Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Selokan Singosaren Bantul, Ditemukan Meninggal di Sungai Gajah Wong

Uncategorized

Wakil Ketua DPRD Kuansing Hadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur Kuantan Mudik

DI YOGYAKARTA

Progres TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0729/Bantul Terus Dikebut Meski Cuaca Kurang Bersahabat

DI YOGYAKARTA

Ditreskrimsus Polda DIY Terus Lakukan Penindakan Peredaran Miras

DI YOGYAKARTA

Lansia 85 Tahun ditemukan Meninggal di Kebun Dekat Rumah

DI YOGYAKARTA

PMI Bantul dirikan Pos Pelayanan Mudik Lebaran ,Siagakan 70 Relawan dan 3 Ambulans

DI YOGYAKARTA

Momen Harkitnas Dandim 0729/Bantul pimpin Apel Lintas Komunitas Relawan Kebencanaan di Bukit Plencing