Home / DAERAH / DUMAI / PEKANBARU

Kamis, 30 Januari 2025 - 12:12 WIB

Panglima Tinggi penggawa Melayu Riau Geram,Terkait sikap Manangement PT Wilmar dan PT GPN.

LENSANUSA.COM |PEKANBARU -Panglima Tinggi penggawa Melayu Riau Dt Arfizal Anjo, M.SI mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh Manangement PT Wilmar & PT Rabu,(29/1/2025)

Kecaman yang dilontarkan lantaran tidak ada kejelasan dari dua perusahaan itu terkait hasil keputusan bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai beberapa waktu lalu.

Sebagaimana dilansir dari beberapa media kedua perusahaan terkesan telah melecehkan marwah LAMR Dumai dengan sengaja mengabaikan kesepakatan bersama yang telah diputuskan pada pertemuan, Senin (13/01/25) lalu.

“Tolong hargai keputusan bersama lembaga yang paling kami hormati,” ujar Datuk Anjo .

Dikatakan Datuk Anjo , perusahaan tak wajar tidak menghargai keputusan bersama yang telah dibuat. Apalagi kesepakatan itu sudah di mediasi oleh Lembaga Adat Tinggi LAMR Kota Dumai beserta APH dan disnaker dumai beberapa hari yang lalu.

“Wilmar Dumai sebagai pemberi tender seharusnya tegas dengan mitra kerjanya. Karena telah mengetahui hasil rapat,” jelas

dirinya juga mendengar informasi keberadaan PT GPN ini, dari tidak melaporkan perekrutan tenaga kerja di Disnaker maupun isu Pungutan Liar (Pungli).

“Seharusnya kedua perusahaan menjalin hubungan yang baik. Saling berkomunikasi terkait permasalahan belasan security tersebut,” jelas Anjo

Apabila ini diabaikan, dirinya selaku Panglima Tinggi penggawa Melayu Riau (PMR ) yang Didalam nya tergabung 17 simpul organisasi kemelayuan siap turun ke jalan mengepung PT.Wilmar.

Dirinya berharap persoalan ini segera dapat diselesaikan dengan baik.

“Ini Tanah Melayu, Tanah Bertuan! Kalian pandang dan perhatikan anak negeri!” tegas Dt. Afrizal Anjo, M.Si.

Sebelumnya telah diberitakan, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai kena Prank oleh perusahaan sesuai notulen kesepakatan mediasi beberapa waktu lalu mengenai belasan security Wilmar Nabati Indonesia.

Salah satu point penting notulen kesepakatan tersebut yakni memperkerjakan kembali belasan security yang kehilangan pekerjaan akibat dari pergantian Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yakni PT.GPN.

Di sini kami terpanggil dan kami tidak mau lembaga adat tertinggi di negeri ini di sepelekan.Kami siap dan turun ke jalan.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Warga Desa Senama Nenek Jadi Korban penganiayaan dan Pengeroyokan, Kelompok Yang Mengaku dari Kopassus

DAERAH

Bersama Menko PMK, Menteri Kesehatan RI Melakukan Pelatakan Batu Pertama RSUD Tafaeri

DAERAH

Rutan Kelas I Medan Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan Puskesmas Helvetia

DAERAH

Meriah! Ada Festival Ekonomi Kreatif Di Acara Bakar Tongkang Bagansiapiapi Riau

PEMERINTAH

Gotong Royong Serentak di Siak, Bupati Afni Ingatkan Bersih-Bersih Tanggung Jawab Semua Pihak

DAERAH

Bahas Inovasi Layanan Kesehatan,pemko komitmen hadirkan layanan kesehatan yang mudah dan merata

DAERAH

Transisi Endemi Covid-19, Bandara AP II Pekanbaru Terapkan Aturan Protokol Kesehatan

KAMPAR

Bupati Kampar dan Tim Gabungan Sasar Aksi Balap Liar di Bangkinang Kota